7 Nagari di Tanah Datar Berada Dekat dengan Pucak Marapi

Penulis -

Rabu, 10 Januari 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Sebanyak 8 kecamatan di Tanah Datar dipetakan sebagai daerah rawan ancaman letusan gunung marapi. Adapun 8 kecamatan tersebut, kecamatan X Koto, Batipuh, Pariangan, Rambatan, Lima Kaum, Sungai Tarab, Salimpaung Dan Tanjung Baru.

Meski demikian, terdapat tiga kecamatan yang berjarak dekat dengan kawah marapi seperti kecamatan X Koto, Batipuh Dan Pariangan. Ketiga kecamatan ini pun terkategori beresiko besar dalam menghadapi kemungkinan terburuk dari letusan marapi.

” dari 8 kecamatan, terdapat didalamnya 49 nagari yang berada di salingka gunung marapi. 7 nagari berada terdepan atau terdekat dengan puncak marapi dan berada di tiga kecamatan, seperti nagari Koto Baru, Aia angek, Andaleh, Sabu Andaleh, Pariangan, dan Sungai Jambu. Jarak nagari kita itu berdasarkan catatan BPBD 5 – 7 kilometer dari pemukiman,” kata Sekretaris Daerah Tanah Datar, Iqbal Ramadipayana usai rapat kordinasi antisipasi bencana marapi, di Aula Eksekutif Kantor Bupati Tanah Datar, Rabu (10/1/24).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Iqbal menerangkan, penanganan terhadap 49 nagari yang terancam dampak letusan marapi tentu berbeda beda. 7 nagari yang memiliki resiko besar, pemerintah akan lebih intens dalam mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat dalam menimalisir resiko dari hal hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” kita bersama Forkopimda juga telah mendengarkan masukan dan mengambil langkah langkah antisipasi yang pertama kita menyiapkan seluruh OPD sesuai dengan urusan mereka, hal hal atau perencanaan dalam menghadapi kondisi yang kita hadapi. Seperti kesehatan menyiapkan hal hal terkait kesehatan begitu juga BPBD dan pendidikan,” kata Iqbal.

Sekda menyampaikan khusus BPBD bagaimana nantinya bekerjasama dengan kecamatan dalam menyiapkan berbagai kebutuhan, mitigasi bencana, jalur evakuasi, tempat pengungsian, pemetaan titik titik kumpul dan lain sebagainya.

Sekda mengatakan, persoalan terberat saat ini dimana persoalan penganggaran dimana bencana terjadi pada awal tahun yang nota bene anggaran belum bisa direalisasikan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

” kami telah berkordinasi dan meminta kepala BKD, dan telah mengoreksi terhadap DPA dan mudah mudahan pada minggu ketiga DPA kita sudah clear dan busa kita pergunakan, ” terang Sekda.

Sebelumnya, Badan Geologi Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana resmi menaikan status marapi dari waspada menjadi siaga mulai senin 9 januari 2024. Kenaikan status marapi sesuai dengan evaluasi erupsi yang terjadi sejak 3 desember 2023 lalu sampai saat ini. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB