Tanamkan Jiwa Entrepreneurship, SMAN 1 Tanjung Raya Jiwa Hadirkan Perpustakaan Digital dan Pojok Hamka

Penulis -

Minggu, 21 Juni 2020 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — SMA Negeri 1 Tanjung Raya menjadi salah satu sekolah yang mendapat penilaian dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatra Barat. Meski terbilang baru, namun sejumlah terobosan dilakukan, sehingga melirik pihak penilai untuk melakukan seleksi dan verifikasi perpustakaan di salah satu sekolah tertua di Sumatra Barat tersebut.

Menurut Kepala SMAN 1 Tanjung Raya, Burmal, Perpustakaan merupakan pusat informasi siswa dan guru untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Dalam hal ini, pihaknya merancang perpustakaan digital dan saat ini masih melakukan pembenahan. Apalagi setelah mendapatkan pembinaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatra Barat, di saat melakukan penilaian terhadap Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya, Jumat lalu (19/6).

“Kami bersama Wakil Kepala Sekolah, Chandra dan Kepala Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya, Hilda dan segenap guru dan siswa-siswi, telah berupaya berinovasi. Mengembangkan perpustakaan sebagai pusat informasi siswa dan guru, untuk mengembangakan jiwa kewirausahaan atau Entrepreneurship,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Saat ini, terdapat sejumlah pembelajaran pengembangan ilmu pengetahuan, yang mengarah kepada Budidaya Jamur Tiram, Pembuatan sabu cuci piring serta pengolahan limbah pakan ikan di Danau untuk pupuk tanaman. Nantinya akan dibuat Budidaya atau pembibitan bunga hias.

“Seluruh hasil produksi itu secara bertahap akan menjadi multiguna melalui manajemen pengelolaan dan program khusus. Untuk Budidaya Jamur, kita telah memproduksinya berupa makanan ringan. Seperti bakwan jamur, Naget dan sebagainya. Begitu juga sabun pencuci piring. Sebagiannya telah dijual melalui koperasi,” terangnya.

Entrepreneurship tersebut tanpa bantuan perpustakaan sebagai penyedia buku sumber ilmu, jelas akan sulit dikembangkan. Sehingga terjadinya jelas sangat berkaitan satu sama lainnya.

Selain itu, Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya juga telah berbasis digital dan memiliki Pojok Hamka. Dua hal inilah menjadi penambah daya tarik siswa-siswi untuk bisa rajin ke perpustakaan. Dalam hal ini pula memperkuat ketertarikan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Agam mengutus Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya mewakili Kabupaten Agam dalam penilaian Tingkat Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Dalam hal ini, kita salah satu dari enam Sekolah Menengah Atas di Sumatra Barat mendapat penilaian,” terang Burmal, didampingi Chandra.

Sementara itu, Hilda, Kepala Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya menambahkan meski telah berbenah dan berusaha berbuat terbaik, ternyata masih banyak pembenahan yang harus dilakukan. Sistem operasional digital perpustakaan masih banyak yang harus ditingkatkan. Sehingga Standar Nasional dapat tercapai.

Di sisi lain, beberapa administrasi dan pembenahan tata ruang juga masih banyak kekurangannya. Meski demikian, pengembangan jangka panjang juga sudah dipikirkan dan direncanakan.

“Kita telah menjalin banyak pihak. Termasuk para alumni SMAN 1 Tanjung Raya. Sejumlah bantuan berupa perangkat komputer, digital, buku dan sebagainya telah kita dapatkan. Dan akan ada banyak bantuan lainnya seperti menambah bangunan menjorok ke tepian Danau. Sehingga perpustakaan akan semakin menarik dan terasa menyenangkan bagi siswa-siswi. Terutama membaca buku dalam suasana alam lepas di hamparan Danau Maninjau nantinya,” tutur Hilda.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Tidak hanya itu, sejumlah pihak luar sekolah dan masyarakat juga turut berperan dalam pengembangan perpustakaan tersebut. “Di sekolah kita juga terdapat dua ektrakulikuler yang sangat sinkron dengan perpustakaan. Seperti ekskuk Foto Grafi dan Jurnalistik. Para siswa kelas sangat membutuhkan bahan bacaan untuk mengembangkan Literasi sekolah melalui dua ekstrakukikuler ini. Di bidang Jurnalistik telah memperoleh prestasi yang gemilang. Edukasi di luar kurikulum, penambah skill siswa dalam berkompetisi nantinya,” pungkas Hilda. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB