Daerah

Kadisperpusip Sumbar Sambangi Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya, Ada Apa?

Dibaca : 596

Maninjau, Prokabar — SMA Negeri 1 Tanjung Raya mendapat kunjungan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatra Barat, Wardarusmen didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Agam, Muhammad Arsyid beserta jajaran, Jumat siang (19/6). Kesempatan itu dalam rangka penilaian salah satu dari enam perpustakaan sekolah di Sumatra Barat.

Khusus di Kabupaten Agam, Perpustakaan SMAN 1 Tanjung Raya menjadi perwakilannya. Salah satu sekolah tertua di tingkat kecamatan se-Indonesia ini berkesempatan tampil didepan. Dengan harapan semakin menambah pengalaman dan kesuksesan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jadi ini dalam rangka lomba perpustakaan sekolah, berdasarkan surat Perpusnas sesuai usulan masing-masing daerah kabupaten dan kota Se-Sumatra Barat. Nah, dari usulan itulah kita melakukan seleksi. Dan dari instrumen-insturmen yang telah kita berikan, penilaian akan dilakukan sesuai instrumen-instrumen tersebut,” ungkap Wardarusmen saat memberikan kata sambutan di SMAN 1 Tanjung Raya.

Dari usulan tersebut Jajaran Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatra Barat, memutuskan ada enam perpustakaan sekolah yang dianggap layak dilakukan seleksi dan verifikasi. “Salah satunya SMAN 1 Tanjung Raya”, Kepala Perpusip Prov. Sumbar tersebut.

Perpustakaan adalah pusat informasi dan cakrawala dunia anak didik. Karena gudang ilmu pengetahuan yang menyediakan berbagai buku bacaan untuk siswa-siswi. “Oleh sebab itu, sangat banyak indikasi dan instrumen atau katagori yang memenuhi syarat. Dan memiki seleksi yang sangat ketat untuk bisa mewakili Sumatra Barat ke Tingkat Nasional nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Agam, Muhammad Arsyid menambahkan melalui lomba perpustakaan tingkat SMA ini diharapkan menggenjot perpustakaan yang ada dan mulai berkembang. “Ya kita memahami meski masih banyak kekurangan-kekurangan, namun hal ini telah menambah pengalaman dan ilmu pengetahuan pengelola perpustakaan dalam melengkapi standar perpustakaan tingkat nasional. Hal ini menjadi modal awal untuk memajukan edukasi dan literasi anak didik,” ujarnya.

Perpustakaan merupakan jantung pendidikan di sekolah. Pendukung utama pembelajaran dan ilmu pengetahuan guru dan murid di sekolah. Untuk itu, sangat penting jadi perhatian utama semua pihak. “Kita berharap pengembangan perpustakaan semakin memberi kenyamanan dan ketertarikan tinggi, sehingga siswa-siswi semakin gemar membaca buku ke perpustakaan,” pungkasnya. (rud)

Halaman : 1 2

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top