Roda Pemerintahan Mulai Berjalan, Balon Wali Nagari di Pasaman Desak Pilawana Terselenggara

Penulis -

Jumat, 19 Juni 2020 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Roda pemerintahan mulai kembali berjalan normal di masa tatanan hidup normal baru. Namun, nasib para bakal calon wali nagari yang bakal bertarung dalam proses pemilihan wali nagari di Pasaman masih terkatung-katung. Pasalnya, saat pendemi corona menjadi-jadi tiga bulan belakangan, salah satu pesta demokrasi, pemilihan wali nagari ikut ditunda.

“Ditunda iya, tapi sampai sekarang belum juga ada kabar,” kata para calon wali nagari saat mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pasaman.

Kedatangan para bakal calon wali ini mempertanyakan pesta nagari tersebut. Pasalnya, proses terakhir baru sampai penetapan bakal calon. “Kami ingin kepastian Akan jadwal pemilihan ini karena seperti yang kita ketahui bersama tidak ada lagi alasan penundaan, karena semakin lama waktu pemilihan ini ditunda maka semakin tidak akan bagus bagi jalannya pemerintahan nagari,” ucap salah seorang calon Wali Nagari Hendra Bagindo Ratu Dari Nagari Ganggo Hilia.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kedatangan paca bakal calon ini diterima langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Hasiolan Hutagalung dan mengajak calon wali nagari untuk mendiskusikan hal terkait pemilihan ini di ruangan kerjanya. “Memang benar seperti apa yang disampaikan para calon-calon wali yang datang hari ini bahwa tidak ada alasan lain untuk mengundur tahapan pilwana selain yang telah diatur dalam Perda tahun 2016 pasal 53 dimana alasan penundaan bisa disebabkan pemilihan umum, bencana, dan kondisi keamanan yg tidak memungkinkan,” jawan Hasiolan saat dikonfirmasi awak media, Jumat (19/6).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Meski begitu, Hasioalan mengaku pihaknya tidak bisa memutus kapan pemilihan bakal digelar. Pasalnya, belum ada instruksi atau edaran ari bupati Pasaman. “Sebagai bawahan saya tetap patuh kepada perintah bupati, dan juga sebagai kepala DPM saya bertanggungjawab dan berkewajiban akan pelaksanaan Pilwana pada 24 Nagari di Kabupaten Pasaman ini. Tentunya ini saya diskusikan dengan pihak terkait dulu”ucapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Rencananya, aspirasi para bakal calon ini juga bakal disampaikan pada pihak DPRD Pasaman untuk kepastian lebih lanjut. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB