Diduga Potong Dana BLT Terdampak Corona, Kepala Jorong Dilaporkan Warga ke Camat

Penulis -

Kamis, 18 Juni 2020 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Seorang jorong di Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti dilaporkan ke kantor camat atas dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga terdampak corona.

Salah seorang penerima BLT, Azis (47) mengaku, salah seorang oknum jorong di nagari itu memotong dana BLT yang diterima oleh warga. Nilai pemotongannya berkisar antara Rp30 ribu sampai dengan Rp50 ribu per Kepala Keluarga (KK). Oknum jorong ini diduga memotong BLT dengan bantuan dua orang suruhannya.

“Ketika ditanyakan dasar pemotongan dana BLT itu, kedua oknum suruhan Jorong Petok Timur itu menjawab, sebagai uang jerih payah. Sebab, jorong sudah susah payah mengusulkan warga tersebut menjad penerima Bansos,” ujar Aziz kepada sejumlah wartawan.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Awalnya, warga penerima manfaat BLT di kejorongan itu enggan menanggapi permintaan kedua oknum suruhan jorong tersebut. Namun, pada akhirnya warga terpaksa merelakan. Sebab, diancam akan dicoret sebagai penerima bansos berikutnya.

“Awalnya, kami (warga) tidak menghiraukan permintaan oknum tersebut. Tapi, karena diancam akan dicoret dari daftar penerima di bulan berikutnya, kamipun pasrah,” ungkap warga lainnya.

Ketika dikonfirmasi, Camat Panti, Azwar membenarkan laporan dan kabar dugaan pemotongan dana BLT corona oleh oknum jorong di Nagari Panti Selatan itu. Bahkan, kata Azwar, ia sudah menelusuri informasi dari masyarakat tersebut ke jorong dimaksud.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Semua jorong di Nagari Panti Selatan sudah saya kumpulkan, beberapa hari lalu. Saya pun sudah tanyakan langsung ke Jorong Petok Timur, betul tidak, dia telah melakukan pungli kepada warga penerima BLT,” ungkap Azwar.

Kata Azwar, jorong tersebut membantah semua tudingan itu. Ia, kata Azwar, tidak mengakui telah melakukan pemotongan dana BLT kepada warganya di Jorong Petok Timur.

“Katanya, itu tidak betul. Dia mengaku difitnah oleh dua oknum warga yang mengaku sebagai orang suruhannya. Ia membantah, tidak pernah memerintahkan kedua warganya itu memotong dana BLT,” kata Azwar.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Meskipun demikian, kata Azwar, ia tetap meminta dana yang dipotong dikembalikan ke warga, sebab perbuatan itu bertentangan dengan hukum. Ia juga meminta oknum jorong itu segera menyelesaikan persoalan tersebut di hadapan masyarakat.

“Saya minta, jorong itu segera selesaikan ini. Jangan biarkan berlarut-larut. Jika benar tidak terlibat, segera laporkan kedua orang itu ke aparat hukum,” pintanya.

Di sisi lain, Jorong Petok Timur, Syafridal saat dikonfirmasi enggan menjawab telpon dari awak media. Bahkan konfirmasi melalui pesan singkatpun tak ia balas. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB