Pemilik Lahan Tolak Pembangunan Puskesmas di Selatan Surantih, Ini Alasannya

Penulis -

Sabtu, 30 Mei 2020 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Rencana pembangunan Puskesmas rawat jalan di Nagari Koto Nan Tigo Selatan Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, ditolak atau digugat oleh pemilik lahan.

Pasalnya, lahan pembangunan puskesmas yang disiapkan pemerintah nagari setempat ternyata tanpa sepengetahuan Kaum Suku Sikumbang Paga Basi.

Mamak Kepala Waris Kaum Suku Sikumbang Paga Basi, Gusnedi mengatakan, tindakan pemerintah nagari dan Pemkab Pessel untuk membangun puskesmas merupakan tindakan sepihak dan tanpa ada musyawarah dengan pemilik lahan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Pemerintah bagari dan Pemkab Pessel belum ada musyawarah dengan pemilik lahan Kaum Suku Sikumbang untuk membangun puskesmas itu, “ujarnya pada Prokabar.com Kamis (28/5). Kemaren.

Ia menambahkan, sehubungan dengan perencanaan pembangunan puskesmas di Nagari Koto Nan Tigo Utara Surantih, karena perencanaan tersebut belum mendapatkan kesepakatan dengan Kaum Suku Sikumbang.

“Maka kami Mamak Kaum Suku Sikumbang Paga Basi sebagai pemilik tanah menyatakan menolak atau mengugat pembangunan tersebut dengan alasan perencanaan tersebut belum mendapatkan kesepakatan dengan kami, “ungkapnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Gusnedi menceritakan, bahwa tanah itu awalnya dibuat perjanjian sementara oleh kaum Suku Sikumbang dengan pererintah nagari untuk pembagunan Sekolah Dasar (SD). Dengan dengan luas 2 ribu meter.

Dalam perjanjian berbunyi, apabila sekolah tersebut tidak lagi difungsikan maka tanah tersebut kembali ke Kaum Suku Sikumbang. “Nah, sekolah itu sudah tidak difungsikan lagi sejak 40 tahun silam,” jelasnya.

Namun, tanah yang bakal dibangun puskesmas awalnya 2 ribu meter, kini menjadi 4 ribu meter.

“Kami terkejut tiba-tiba pemerintah nagari menyerahkan tanah tersebut ke Pemkab untuk dibangun Puskesmas, makanya kami tolak atau kami gugat,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Satria Wibawa mengatakan, hari ini Sabtu (30/5) pemerintah nagari dan pemerintah kecamatan mengadakan rapat bersama dengan Kaum Suku Sikumbang untuk mencari jalan terbaiknya.

“Pemerintah nagari dan pemerintah kecamatan hari ini Sebut rapat bersama dengan Kaum Suku Sikumbang untuj mencari jalan terbaiknya, nanti kalau hasilnya sudah keluar akan kami kabarkan ke publik, “tutupnya. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB