Trending | News | Daerah | Covid-19

Kesehatan

58 Orang Warga Tiku Test Swab, Kontak IR Pasien Positif Covid-19 Claster Pasar Raya Padang

Dibaca : 323

Lubuk Basung, Prokabar — Setelah diketahui seorang warga berinisial IR (20), pasien OTG positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam bersama TNI-Polri dan Tenaga Medis Puskesmas Tiku melakukan Tracing kepada orang yang pernah terkoyak IR. sebanyak 58 orang telah berhasil dilakukan pengambilan sampel untuk dilakukan test swab.

Pasien positif Covid-19 ini menambah kasus menjadi 18 orang di Kabupaten Agam, Selasa (26/5). Pasien tersebut merupakan warga Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara, Kabupaten Agam. Ia terpapar positif Covid-19 melalui cluster Pasar Raya Padang, karena berprofesi sebagai pedagang di sana.

Sebelumnya, IR sudah menjalani pemeriksaan test swab melalui tenaga medis di Kota Padang. Namun hasil lapor baru keluar pada Sabtu, 24 Mei 2020. Dari hasil test swab itu, bertepatan hari pertama Idul Fitri 1441 Hijriah, IR dinyatakan Positif Covid -19.

Mendapati informasi tersebut Puskesmas Tiku langsung mencari IR dan melakukan karantina dan test swab ulang. IR bahkan sempat melakukan sholat Idul Fitri berkenaan di sebuah masjid.

Juru bicara Covid-19 Kabupaten Agam, Khasman Zaini menyebutkan, warga Agam yang masuk cluster pasar raya Padang inisial IRJ (20). Terkonfirmasi positif Covid-19 setelah mengikuti swab test massal di Kota Padang.

“Setelah hasil test keluar, ternyata 1 orang diantaranya positif berasal dari Agam,” terangnya.

Khasman menjelaskan IRJ berdagang di pasar raya Padang bersama kakaknya. Diduga pernah kontak dengan warga yang positif Covid-19. Sehingga dilakukan swab test masal oleh tim GTP2 Covid-19 Kota Padang.

“Informasi yang kita terima dari Dinas Kesehatan Agam, hasil swab testnya keluar hari pertama lebaran 1441 hijriyah dan kemarin kembali dilakukan swab test,” tuturnya.

IRJ sudah dibawa ke Bapelkes Padang untuk menjalani perawatan. diantar langsung oleh Tim RSUD Lubuk Basung.

Mirisnya kata Khasman, IRJ sempat melakukan berbagai kegiatan di kampung halamannya Durian Kapeh, Tiku Utara. Bahkan ikut melaksanakan shalat Idul Fitri di Masjid dan bersilaturahmi ke rumah keluarga lainnya.

Setelah adanya informasi itu, Tim GTP2 Covid-19 Agam langsung bergerak cepat untuk melakukan tracing terhadap orang pernah kontak dengan IRJ. Bertujuan mencegah, memutus mata rantai dan tidak terjadi transmisi lokal.

Melalui tracing, sebanyak 58 orang yang kontak dengan IRJ termasuk jamaah masjid dilakukan swab test.

“Bagi warga yang sudah diambil swab testnya, diminta untuk mengisolasikan diri di rumah sampai dipastikan mereka tidak terpapar Covid-19. Kita berharap tidak terjadi penambahan kasus di Agam,” tutup Khasman. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top