Pasaman, Prokabar — Beras cadangan pangan pemerintah Sumatera Barat didistribusikan untuk warga terdampak bencana di Nagari Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Selasa (3/3). Jumlahnya mencapai 8,1 ton
Kepala Dinas Pangan Pasaman, Syafrialis menjelaskan, beras-beras yang diserahkan pemerintah provinsi itu, sudah mulai direalisasikan. Beras bantuan itu, disalurkan untuk 260 Kepala Keluarga (KK) atau 1.820 jiwa warga terdampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu di Nagari Muaro Seilolo.
“Dari data yang kita terima dari walinagari dan camat, bantuan beras ini disalurkan untuk jorong I dan jorong II di Nagari Muaro Seilolo, Mapattunggul Selatan,” kata Syafrialis.
Jika bantuan itu masih kurang, kata Syafrialis, barulah cadangan pangan milik Pemkab Pasaman di Gudang Bulog daerah itu dikeluarkan, untuk selanjutnya disalurkan bagi para korban.
“Saat ini belum kurang, nanti kalau masih kurang baru dari Pemda. Hari ini kita rencananya melihat kembali di lapangan, apakah perlu kita tambah. Kita menunggu datanya dulu dari wali dan camat,” tukas Syafrialis.
Dalam merealisasikan beras ini, pihak Pemkab Pasaman mengerahkan kenderaan double gardan milik Pemkab Pasaman.
“Hanya dengan mobil double gardan yang bisa kesana (Muaro Seilolo). Kenderaan biasa tidak akan naik, karena sulitnya medan. Penyalurannya dibawah pengawasan TNI/Polri,” katanya.
Dari informasi yang dihimpun, sejumlah kejorongan di Nagari Muaro Seilolo, yakni Jorong Tombang, Jorong Rotan Getah, Jorong Sei Lolo, Muaro dan Pintuai belum pernah mendapatkan bantuan logistik pasca nagari itu dihantam bencana galodo. (Ola)
















