Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

60 Menit di Islamic Center, UAS Obati Kerinduan Warga Kota Padang Panjang

Dibaca : 708

Padang Panjang, Prokabar – Kerinduan masyarakat Kota Padang Panjang dan sekitarnya mendapatkan tausiah dari Ustadz Abdul Somad (UAS), akhirnya terobati. Bertempat di Mesjid Islamic Center Kota Padang Panjang, Jumat (3/1) Ustadz sejuta viewer itu memberikan siraman rohani kepada masyarakat Kota Serambi Mekah yang menyambut sangat antusias.

Ribuan masyarakat datang menyambut dan menghadiri UAS, bahkan sudah menunggu sejak usai Shalat Subuh berjamaah di Islamic Center kota Padang Panjang yang megah tersebut. Tidak hanya warga kota, tapi juga berdatangan dari daaerah sekitar Kota seperti Kecamatan X Koto dan Batipuh.

Lokasi Islamic Center Padang Panjang terlihat sesak dan penuh oleh masyarakat yang ingin menyaksikan dan melihat secara langsung bahkan masyarakat memenuhi teras dan seputaran lokasi yang telah disediakan layar besar bagi yang tidak bisa masuk ke dalam Islamic Center.

Faulina Adma, (19) salah seorang masyarakat asal X Koto menuturkan dia sudah berada di tempat acara sejak jam 06.00 WIB, demi menyaksikan langsung tausiah UAS di dalam Islamic Center. Dia merasa puas bisa melihat langsung penceramah kondang yang sangat pakar soal Hadist itu.

“UAS ustaz yang dinanti-nanti sejuta umat, terobati sudah keinginan melihat secara langsung beliau memberikan tausiah. Ceramahnya disampaikan dengan bahasa yang ringan, segar, dan gampang dipahami. Selama ini saya hanya lihat di youtube.”kata Mahasiswi Jurusan Psikologi Fakultas Kedokteran Unand tersebut..

Hal senada juga diutarakan, Zakiya (15) seorang pelajar kota Padang Panjang bahwa UAS merupakan ustadz idolanya, tidak hanya cerdas dan menarik dalam payampaian, dapi juga sangat mendalami ilmu agamanya. “UAS juga lucu, ketika ceramah tidak membuat kita bosan, karena dia pintar membuat suasana segar.”ujar remaja putri itu.

Dalam ceramahnya yang dimulai 09.15 WIB yang juga dihadari Wali Kota dan Wawako Padang Panjang serta sejumlah pejabat lainnya, UAS menyampaikan harapannya bahwa Masjid Islamic Center di Padang Panjang, Sumatera Barat bisa menjadi sebuah ikon wisata religi di wilayah Sumatera.

“Fasilitasnya ada dan masih terus dikembangkan, tinggal mengisinya dengan kegiatan bermanfaat,” katanya dalam ceramah di Islamic Center dihadiri pelajar dan masyarakat setempat, Jumat.

UAS menyampaikan rasa bangganya bisa berceramah di Islamic Center dan mengajak warga Padang Panjang mensyukuri keberadaan fasilitas itu dengan meramaikannya. Ruang shalat masjid tersebut dibangun tanpa tiang sehingga tidak menyebabkan terputusnya saf. Kondisi tanpa tiang itu juga membuatnya merasa puas berceramah karena tidak ada tiang yang menghalangi pandangan pada jamaah.

Selain itu ia menilai fasilitas yang ada dan akan dibangun di area Islamic Center diharapkan dapat menjadi pengundang wisatawan datang ke daerah itu untuk menikmati wisata religi. “Kalau mau rizki lapang, warga Padang Panjang ramaikan masjid ini, ramaikan rumah Allah,” katanya.

Warga di Padang Panjang tampak antusias menyimak ceramah ustad kondang tersebut sehingga yang tidak tertampung di dalam masjid, duduk di halaman masjid menyimak melalui televisi yang disediakan Pemkot setempat.

UAS menyampaikan ceramah dengan gaya khasnya disisipi guyon yang ia sampaikan dalam bahasa Minangkabau mengundang tawa warga yang menyaksikan. Guyon yang ia sampaikan juga mengandung pesan positif sehingga selain tertawa, warga juga mengangguk sebagai tanda setuju.

Dalam ceramahnya selama 60 menit, UAS berpesan agar warga menjaga nama baik Padang Panjang sebagai daerah yang islami dengan menjauhi perbuatan dilarang agama dan selalu dekat dengan masjid.

Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran menyampaikan apresiasinya atas kehadiran UAS di daerah berjuluk Serambi Mekkah itu.Menurutnya kehadiran ustad itu bisa menjadi sebuah suntikan semangat bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan pendidikan Islam. “Kita di sini fokus bagaimana pendidikan Islam terus berkembang. Hadirnya UAS menjadi sebentuk penyemangat bagi pemerintah dalam mengembangkan pendidikan Islam,” katanya. (mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top