Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

6 Guru di Padang Panjang Terkonfirmasi Positif Covid-19, Bagaimana PBM Tatap Muka?

Dibaca : 271

Padang Panjang, Prokabar – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Panjang, M. Ali Thabrani menyampaikan jika, Jum’at (14/8) terdapat enam orang positif di Kota Padang Panjang.

Keenam orang yang positif tersebut berprofesi sebagai guru dan berasal dari dua sekolah SMP yaitu empat orang berasal dari SMPN 4 Kota Padang Panjang dan dua orang berasal dari SMPN 3 Kota Padang Panjang.

Data ini didapatkan dari kegiatan Tes Usap (Swab) yang dilaksanakan untuk seluruh guru di kota Padang Panjang, yang dipersyaratkan sebelum kegiatan PBM Tatap Muka dilaksanakan.

“Ada gelombang pelaksanaan Tes Usap (Swab) terhadap guru-guru dan tenaga administrasi sekolah. Dan enam orang guru yang terindikasi ini diketahui positif dari tes usap gelombang yang ke – 2,” ungkapnya.

Ali Thabrani menyampaikan bahwa di SMPN 4 Kota Padang Panjang terkonfirmasi positif covid-19, satu orang guru perempuan dan tiga orang laki–laki. Dijelaskan bahwa guru perempuan yang dimaksud setelah menjalani tes usap (Swab) belum pernah masuk ke kelas untuk mengajar atau pun bertatap muka dengan siswa/i.

Sementara tiga orang laki-laki yang dimaksud terdiri dari satu orang merupakan guru perpusatakaan dan dua orang lainnya merupakan guru mata pelajaran. Dua orang guru mata pelajaran ini sudah pernah masuk kelas dan bertatap muka dengan para siswa namun tidak kontak erat dengan siswa-siswi. Karena sekolah memberlakukan peraturan pembelajaran tatap muka dengan protokol kesahatan yang ketat.

Sedangkan dari SMPN 3 Kota Padang Panjang terdapat dua orang yang positif, dua orang tersebut merupakan mahasiswa praktek lapangan yang berasal dari UNP. Keenam orang yang terkonfirmasi positif covid-19 tersebut saat ini menjalani Perawatan Isolasi di RSUD Kota Padang Panjang.

Sebagai langkah pencegahan lanjutan, mengingat kegiatan Tes Usap (Swab) untuk guru-guru dan Tenaga Administrasi dilakukan di SMPN 2 Padang Panjang, maka kegiatan PBM Tatap Muka di SMPN 4, SMPN 3, dan SMPN 2 Kota Padang Panjang untuk sementara waktu dihentikan.

Dan untuk SMPN 1, SMPN 5, SMPN 6 Padang Panjang dan SMP swasta lainnya tetap melaksanakan proses belajar mengajar tatap muka seperti yang direncanakan, dengan cara 50% melalui daring dan 50% melalui luring.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang M.Ali Tabrani berharap kepada para orang tua / wali murid agar selalu mengingatkan anak-anaknya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan tidak kelura rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak.

“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 yang telah ditetapkan, Kita berharap proses pembelajaran dapat berjalan lancar sesuai keinginan kita semua,” harap Kadis Pendidikan ini. (rls/eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top