58 Kasus DBD Selama Januari, Pemko Ingatkan Warga Waspada

Penulis -

Senin, 11 Februari 2019 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kesehatan memperingati masyarakat untuk waspada penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani saat dihubungi Prokabar.

Dirinya memaparkan, selama bulan Januari 2019, Dinas Kesehatan Kota Padang mencatat ada 58 kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD). Angka ini memang menurun jika dibanding pada Januari tahun lalu namun hal tersebut tidak dapat jadi patokan.

“Untuk di Padang memang tidak terjadi lonjakan, tahun lalu ada 60 kasus dengan satu kematian selama bulan Januari sedangkan tahun ini 58 kasus. Yang kita wasapadai adalah lonjakan, karena kawasan kita merupakan endemis DBD,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Lebih lanjut, sebagai langkah antisipasi pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk perlu mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan di dalam rumah maupun di luar rumah.

“Nyamuk yang dikenal elit, karena hidup dan berkembang di air tergenang yang bersih dan menggigit saat pagi serta sore hari,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menurutnya, saat ini, pencegahan DBD yang paling efektif dan efisien adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M, yaitu menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es, dan lain-lain. Kedua, menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Ketiga, mengubur bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. Karena disana air kerap tergenang sehingga menjadi tempat berkembangnya jentik-jentik nyamuk,” terangnya.

Selain sosialisasi, pihaknya juga melakukan fogging untuk memutuskan mata rantai nyamuk dewasa. “Kalau foging hampir tiap hari selama Januari kita lakukan. Namun itu hanya untuk membunuh nyamuk dewasa, jentik nyamuk akan tetap hidup, karena itu perilaku hidup bersih lebih diutamakan,” tutupnya. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB