Pasaman, Prokabar — Penyaluran bantuan dana Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I tahun 2019, sudah mencapai 60 persen di Pasaman.
“Sudah 60 persen disalurkan dari total penerima manfaat 12.834 Kepala Keluarga (KK). Penyalurannya di berbagai tempat, ada di Kantor wali nagari, los pasar, lapangan, agen bank tergantung kondisi di daerah masing-masing,” kata Koordinator PKH Pasaman Yodi Hidayat, Rabu (27/2).
Menurut Yodi, nominal yang diterima oleh masing-masing bervariasi, karena sebagiannya ada juga tambahan dari bantuan tetap setiap KK.
“Bantuan tetap yang diberikan hanya pada tahap pertama yaitu untuk reguler Rp500 ribu per tahun dan PKH akses Rp1 juta per tahun. Kemudian ibu hamil Rp2,4 Juta, anak usia dini Rp2,4 juta, SD Rp900 ribu, SMP Rp1,5 juta, SMA Rp2 juta, disabilitas berat Rp2,4 juta dan Lansia Rp2,4 Juta. Seluruhnya disalurkan empat tahap setiap tahunnya,” tambah Yodi.
Namun, kata dia, pihaknyas selalu menekankan kepada peserta PKH yang dibina, agar bisa mengutamakan tangan di atas, dan berbagi untuk warga lain yang membutuhkan.
“Karena di Pasaman masih banyak warga kurang mampu yang belum mendapat PKH. Sebab dari data Kemensos tercatat warga Pasaman sebanyak 30.000 KK yang kurang mampu. Sementara yang menerima bantuan saat ini baru 12.834 KK, artinya masih sekitar 55 Persen lagi yang belum tergabung sebagai penerima. Kemudian kami juga melakukan evaluasi dan pembinaan setiap bulannya agar pemanfaatan dana itu tepat sasaran,” tukas Yodi. (Ola)
















