5 Rumah Tendam Banjir di Tanah Datar, 1 Akibat Tanggul Kolam Ikan Jebol

Penulis -

Minggu, 2 Oktober 2022 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- 4 unit rumah di Jorong Kampung Baru Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum terendam banjir, Minggu (2/10). Banjir terjadi pada minggu dini hari akibat meluapnya salah satu saluran drainase setelah diguyur hujan sejak sabtu (1/10).

Simon, salah seorang korban banjir mengatakan jika air mulai naik pada pukul 03.00 dini hari dan puncaknya pada pukul 06.00 WIB dimana ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa.

” itu mencapai batas jendela kita pak. Air itu datang dari bandar yang ada dibelakang rumah. Tingginya intensitas hujan yang mengguyur sehingga debit air tak lagi tertampung oleh bandar itu. Ditambah ukuran gorong gorong dibawah badan jalan yang kecil, sehingga air naik merendam rumah” katanya.

Selain di Jorong Kampung Baru, di Nagari Tigo Batua, Sungai Tarab satu unit rumah juga terendam air akibat meluapnya tanggul irigasi, sehingga mengakibatkan 3 tanggul kolam ikan milik warga dibawahnya jebol.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Kapolres Tanah Datar AKBP Rulli Indra Wijayanto dan asisten Ekobang, Abdul Hakim dan Kepala BPBD Yusnen serta Dinas Pekerjaan Umum lansung mendatangi lokasi kejadian pagi harinya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Pada kesempatan itu, Bupati memerintahkan Dinas Pekerjaam Umum dan BPBD serta jajaran terkait untuk melakukan perbaikan dan mendirikan tenda darurat bagi korban banjir.

” saya mengucapkan turut berduka atas bencana banjir yang terjadi di dua jorong dan dua kecamatan ini. Ada 4 KK yang terdampak banjir. Luar biasa banjirnya tinggi sekali, dan Alhamdulillah sekarang sudah surut,” ungkap Bupati di lokasi banjir.

Eka melanjutkan, kunjungan bersama Kapolres, BPBD, Kominfo dan Asiaten Ekobang serta Dinas PU sebagai leader di lapangan, adapun tindakan pertama yang dilakukan dengan menurunkan alat berat.

” sekarang bagaimana arus air ini lancar dahulu, dan kita nanti akan masukan ini perioritas BTT tahun ini bagaimana kita bisa bangun lagi gorong gorong yang kuat dari beton. Tadi kami melihat itu gorong gorong jauh 4 meter dibawah tanah dan itu kecil. Sehingga debit air yang tinggi akhirnya meluap keluar,” kata Eka.

Bupati menyampaikan, jika Pemerintah kabupaten Tanah datar bersama pihak kepolisian lansung turun ke lokasi kejadian dan bagaimana untuk sementara waktu masyarakat untuk tidak dulu melewati jalan ini.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

” hari ini lansung kita tindaklanjuti dan pihak kepolisian akan menutup jalan menuju RSUD Hanafiah via Kampung Baru untuk sementara, hingga alat berat bekerja memperbaiki gorong gorong. Selanjutnya, sesuai prosedur administrasi, kalau bisa sesegera mungkin kita membuat alur air yang bagus dan alur air ini kita buat dari beton lebih kurang 10 meter,” ungkap Eka Putra.

Eka menghimbau kepada seluruh masyarakat Tanah Datar dan khusus kepada OPD dan Camat serta Walinagari untuk tetap siaga bencana.

” kita tahu, cuaca ekstrime seperti ini sering ada kejadian kejadian seperti musibah tanah longsor, pohon tumbang dan banjir. Itu harus segera kita antisipasi. Kalau ada laporan dari masyarakat atau Walinagari, kita tim yang siaga ada dari kepolisian, BPBD dan akan lansung turun kelapangan,” tutup Eka Putra.

Sementara itu, Yusnen Kepala BPBD Tanah Datar mengatakan jika tingginya intensitas hujan sejak minggu malam telah dipantau secara bersama sama dengan pihak kepolisian.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

” jadi kita bersama pihak kepolisian telah turun sejak musibah ini terjadi. Kita telah memasang tenda untuk masyarakat, dan mudah mudahan masyarakat kita terbantu,” ucap Yusnen.

Yusnen menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan sabar menghadapi bencana. Pasalnya tidak seorang pun yang tahu kapan akan datangnya bencana itu.

Ditempat yang sama, Kapolres Tanah Datar juga mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, hal yang pertama dilakukan pihaknya bersama jajaran turut membantu evakuasi korban banjir.

” disini ada 4 KK yang terdampak secara lansung dan kita bersama BPBD dan PU sudah mempersiapkan tenda sebagai tempat penampungan sementara. Untuk warga yang terdampak, kita komunikasikan bersama walinagari dan jorong untuk diarahkan sementara untuk menempati rumah milik keluarga yang dianggap lebih aman,” ujar Kapolres.

Senada dengan Bupati Tanah Datar, Pihak kepolisian akan menutup sementara jalan menuju RSUD Hanafiah selama alat berat bekerja memperbaiki gorong gorong hingga bisa dilewati kembali dengan aman. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB