Padang, Prokabar – Sebanyak 45 orang wisatawan asing dari berbagai negara, hingga kini tertahan di sejumlah resort di Mentawai. Wisatawan tersebut tidak bisa keluar Mentawai karena kebijakan Pemkab membatasi pergerakan orang.
“45 orang tersebut berasal dari berbagai negara di Eropa, Amerika dan Australia, mereka kini berada di resort resort di Mentawai,” terang Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet, saat wawancara dengan IJTI Sumbar melalui aplikasi video daring.
Seluruh wisatawan tersebut kini dilayani oleh pemilik resort untuk kebutuhan sehari-hari. Wisatawan tersebut melakukan phisycal distancing, dan tidak kontak dengan warga lokal.
“Wisatawan tersebut difasilitasi oleh pemilik resort, kita sudah koordinasikan secara ketat, tidak ada permasalahan dengan kondisi mereka,” kata Yudas.
Sementara untuk visa, Pemkab Mentawai memberikan perpanjangan izin tinggal hingga kondisi kembali normal.
“Kita sudah koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk imigrasi untuk memberikan izin tinggal, kita juga kesulitan untuk memulangkan mereka ke negara asal, karena negara asal mereka menerapkan lockdown,” sebut bupati.
Sejak penerapan pengetatan orang masuk, Mentawai tidak lagi menerima wisatawan asing yang ingin berlibur di resort pulau terluar.
Sebelumnya, Pemkab Mentawai sudah memulangkan 6 wisatawan asal Malaysia.
“Enam orang tersebut sudah kita berangkatkan ke Padang,” tutup Yudas.
















