4 Tokoh Minang Berpengaruh di Dunia

Penulis -

Selasa, 5 Oktober 2021 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prokabar.com – Orang Minang atau yang biasa dikenal dengan sebutan urang awak adalah kaum yang terkenal dengan kemampuan dalam berdagang.

Sudah terbukti, banyak insan asal Sumatera Barat itu yang sukses di kota bahkan negara lain dengan kemampuan mereka dalam menjajakan dagangan.

Terkenal dengan kehebatan dalam berjualan, orang Minang ternyata juga punya bakat lain yang diakui dunia. Siapa saja orang dengan kemampuan tersebut? Berikut orang-orangnya:

1. Raja Bagindo 

Raja Bagindo Ali adalah seorang tokoh inspiratif yang sukses dengan kecerdasannya di mancanegara.

Ia adalah ulama Minangkabau yang membangun Kesultanan Sulu di Filipina Selatan pada akhir abad ke-14, dan tiba di Sulu adalah pada tahun 1390.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Bukan orang pertama, Raja Bagindo adalah tokoh ulama yang ikut serta dalam pewarisan dakwah Islam yang pada waktu sebelum dia telah dibangun oleh Karim ul-Makhdum, seorang ulama yang punya garis keturunan Arab.

2. Tuanku Imam Bonjol

Masih dari kalangan ulama, tokoh inspiratif asal Minangkabau selanjutnya adalah Tuanku Imam Bonjol.

Ia adalah tokoh dengan beragam gelar yang lahir di Bonjol, Kabupaten Pasaman.

Urang awak dengan nama asli Muhammad Syahab ini adalah pemimpin kawasan setempat yang  sangat mendunia.

Diketahui semasa Imam Bonjol masih hidup ada seorang pemimpin dari Harimau nan Salapan yang tunjuk ia untuk jadi Imam (pemimpin) bagi kaum Padri di Bonjol.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selalu dikenang, Imam Bonjol jadi salah satu ikon dalam mata uang Indonesia, yaitu uang pecahan Rp. 5000.

3. Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi

Tokoh minang yang berikutnya adalah Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi, beliau kelahiran Kota Tuo, Agam, Sumatera Barat pada hari Senin, 6 Dzulhijjah 1274 H (1860 M).

Ayah beliau bernama Abdul Lathif berasal dari Kota Gadang, sedangkan kakeknya bernama Abdullah merupakan salah satu ulama besar di daerahnya.

Beralih ke Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkbawi, beliau juga merupakan seorang ulama yang pernah menjadi imam besar di Masjdil Haram, Mekkah, dan satu-satunya imam besar non-Arab.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

4. Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I (Sultan Johor)

Tokoh Minangkabau terakhir yang buat dunia takjub dengan prestasi yang ia punya adalah Sultan Abdul Jalil Syah atau Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah I.

Ia punya nama kecil Raja Kecik atau Raja Kecil, asal Pagaruyung.

Di tahun 1717 Raja Kecik sukses ambil alih Kesultanan Johor Malaysia, yang mana hal itu buat dirinya otomatis menjadi Sultan Johor.

Namun pada tahun 1722, karena ada masalah antar bangsawan di Johor, Raja Kecik lengser dan pindah ke Siak di tahun 1723. (MG1_ash)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB