Gubernur Bahas Reaktifasi Kereta Api di Kemenhub, Ini Jalurnya

Penulis -

Selasa, 2 April 2019 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Menindaklanjuti kunjungan kerja Menteri Perhubungan RI Budi Karya (22/3) ke Sumbar, Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno bersama Kadis Perhubungan Sumbar mengadakan rapat kerja bersama Dirjen Perkeretaapian, Zulfikri bersama jajaran di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (2/4). Rapat ini membahas reaktifasi jalur kereta api di Sumbar.

“Rapat ini membahas detail program reaktifasi KA di Sumbar. Kemenhub sudah mempunyai blueprint rencana pembangunan dan mengaktifkan kereta api di Sumbar” terang Gubernur Irwan Prayitno.

Setelah peresmian stasiun dan jalur reaktifasi di Nareh, Pariaman dan Peresmian stasiun BIM tahun lalu oleh Presiden RI, juga akan dilaksanakan reaktifasi jalur KA dari Simpang Haru ke Pulau Aie pada Mei tahun ini.

“Peningkatan jalur KA ini sudah dianggarkan, maka untuk jalur ini, minggu depan Pemprov, Pemko Padang, kementerian Perhubungan dan PT. KAI serta instansi terkait akan duduk bersama, yang di fokuskan pada pembebasan dan penertiban lahan” sebutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain jalur Simpang Haru ke Pulau Aie, dikatakannya tahun ini juga akan dibangun jalur reaktifasi lainnya, yaitu dari Nareh ke Sungai Limau, Padang Pariaman.

“Dengan reaktifasi ini jalur untuk KA Sibinuang semakin panjang. Ini sesuai dengan harapan masyarakat dan juga Pemda, yang nantinya bukan hanya untuk keperluan transportasi harian masyarakat, namun juga untuk mendukung Pariwisata dan Perdagangan” ungkap Gubernur.

Sedangkan untuk jalur Padang Panjang ke Bukittinggi, di tahun ini juga ada peningkatan rel kereta api secara bertahap.

“DED sudah siap dibuat, yang diperlukan sekarang rapat bersama pemkab Tanah Datar, Agam, Pemko Bukittinggi dan instansi terkait untuk membicarakan tahapan pekerjaan yang perlu dilasanakan” ungkapnya.

Program reaktifasi di Kota Padang, selain jalur Simpang Haru ke Pulau Aie juga akan menyentuh jalur ke Bukik Putuih, Taluak Bayua. Semua jalur tersebut akan dilalui oleh KA Sibinuang dan nantinya juga KA ke Bandara, sehingga ke Bandara bisa dari Indaruang, Pulau Aie dan Bukik Putuih Taluak Bayua.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Selain itu juga akan dibangun stasiun tambahan, yakni di Pasar Alai, Basko dan Kayu Kalek. Dan kita harap dapat meningkatkan jumlah penumpang karena stasiun baru tersebut berada didaerah padat penduduk” harapnya.

Untuk reaktifasi di lembah anai, direncanakan menggunakan teknologi Metro Kapsul (atau dikenal dengan teknologi AGT). Metro kapsul ini bisa beroperasi di kemiringan maksimal 10%, dengan kecepatan maksimal 60 km/jam. Jalur ini selain untuk penumpang umum juga untuk pariwisata.

“Stasiun Kayu Tanam akan ditingkatkan menjadi stasiun utama tempat naik turunnya penumpang Metro Kapsul, yang akan berwisata di Lembah Anai dari Kayu Tanam ke Padang Panjang” ujarnya.

Untuk jalur short cut KA dari Solok ke Taluak Bayua, akan dikerjakan oleh pihak swasta. Sudah ada beberapa investor yang berminat. Ke depan akan ditindaklanjuti dengan beberapa kesepakatan. Jalur ini memang dikhususkan untuk pengangkutan barang termasuk hasil tambang, CPO, semen, barang dagangan dan hasil alam lainnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Adapun KA dari Kota Sawahlunto akan diperpanjang ke arah Silo. Dan dari Sawahlunto ke Muaro Kalaban. Jalur ini untuk paket pariwisata. Jalur Muaro Kalaban ke Padang Panjang melalui danau Singkarak, dilakukan program peningkatan yang sejak tiga tahun ini sudah dikerjakan.

“Tentunya program reaktifasi ini untuk mengurangi kemacetan di jalan raya serta membuat masyarakat lebih efisien, efektif, nyaman dalam berperjalanan. Tentu dengan KA akan lebih murah, cepat dan tepat mencapai tujuan” sebutnya kembali.

“Untuk itu mohon kepada masyarakat Sumbar mendukung proyek reaktifasi KA di Sumbar ini. Dengan dukungan masyarakat, transportasi KA di Sumbar akan berkembang dan maju, kita pun semuanya akan mendapatkan manfaatnya” harapnya. (rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB