Tanah Datar, Prokabar -Ribuan perantau dari kawasan pandemi Covid 19, tercatat telah tiba di Tanah Datar. Hingga minggu (29/3) jumlah perantau mencapai 3.007 orang dan tersebar di 14 kecamatan di Tanah Datar. Rata-rata, para perantau yang pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi, bus umum dan bahkan lewat jalur udara.
Kedatangan para perantau ini diperkirakan masih akan terus terjadi hingga beberapa hari kedepan. Sebab, kondisi Jakarta dan kota besar lainnya saat ini tengah berjuang menangkal corona. Sehingga para perantau memilih untuk pulang ke kampung halaman mereka.
“Sampai saat ini, sudah 3007 perantau kita terkonfirmasi yang datang ke Tanah Datar,” ungkap Yesrita, Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar.
Sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid 19, pemerintah Tanah Datar telah meminta Wali Jorong, Wali Nagari hingga Camat untuk terus memantau kedatangan para perantau ini. Selain itu, pemerintah menganjurkan setiap perantau mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari dan tidak diperbolehkan keluar dari rumah selama isolasi mandiri itu berlansung.
“Kita telah bekerjasama dengan perangkat nagari dan kecamatan, untuk melaporkan semua perantau yang pulang. Kepada perantau juga diharapkan untuk melaporkan diri,” Katanya lebih lanjut.
Data posko gugus tugas mencatat, dari 3007 tersebut penyebaran perantau yang pulang kampung diantaranya, kecamatan X Koto sebanyak 305 orang, Batipuh 238 orang, Batipuh Selatan 145 orang, Pariangan 224 orang, Rambatan 231 orang, Lima Kaum 310 orang, Tanjung Emas 255 orang, Padang Ganting 89 orang, Lintau Buo 115 orang, Lintau Buo Utara 383 orang, Sungayang 163 orang, Sungai Tarab 209 orang, Salimpaung 188 orang dan Tanjung Baru 152 orang.
Sementara, Tanah Datar masih menjadi kabupaten tertinggi dengan jumlah ODP dimana saat ini mencapai 173 orang, 4 orang PDP serta satu positif COVID 19.(eym)
















