Kunjungan Wisatawan Asing Menurun, Ini Kiat Pemkab Tanah Datar

Penulis -

Selasa, 5 Februari 2019 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dari tahun ke tahun tingkat kunjungan wisatawan ke Tanah Datar terus mengalami lonjakan. Data Dinas Pariwisata dan Olah Raga Kabupaten Tanah Datar mencatat, pada tahun 2017 lalu terdata sebanyak 1.276.879 kunjungan, sementara pada tahun 2018 naik menjadi 1.297.786 kunjungan atau naik sebesar 2 persen, atau total kenaikan 20.907 pengunjung.

Kenaikan ini diakui sejalan visi pemerintah Tanah Datar dimana menjadikan, sektor wisata menjadi penyumbang aset besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Total PAD dari sektor pariwisata pada tahun 2017 sebanyak Rp 5.781.882.176, dan pada tahun 2018 naik menjadi Rp 9.618.724.600,” terang Kabid Pariwisata Dinas Parpora Tanah Datar Yendra Aprilla.

Untuk meningkatkan kunjungan ke Tanah Datar, berbagai upaya akan dilakukan, terutama untuk menarik wisatawan mancanegara yang sejak beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

“Kita akan gencarkan promosi, sosialisasi dan juga bekerja sama dengan guide nusantara. Kurangnya, wisatawan mancanegara memang dirasakan sejak beberapa tahun terakhir, dan itu tidak hanya Tanah Datar saja, akan tetapi juga seluruh wilayah Sumbar pada umumnya. Penyebabnya karena direct flight yang minim serta kesiapan kita menyediakan fasilitas bertaraf internasional,” ujar ibu dua anak ini.

Menurut wanita yang akrab dipanggil dengan era ini menyebutkam jika pariwisata Tanah Datar sudah mendunia sejak beberapa tahun terakhir. Terlebih, dinobatkannya Nagari Tuo Pariangan menjadi Desa Terindah oleh majalah luar negeri pada tahun 2012 lalu. Tak dipungkiri, penobatan desa terindah di dunia tersebut turut mendongkrak kunjungan wisatawan ke Tanah Datar.

“Selain itu, beberapa iven di Tanahdatar juga masuk dalam 100 wonderful event of Indonesia seperti Tour de Singkarak (TdS) dan Festival Pesona Budaya Minangkabau (FPBM),” tambahnya

Sementata itu, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengungkapkan, salah satu prioritas pembangunan adalah pengembangan sektor pariwisata.

“Kami bersama Wakil Bupati Zuldafri Darma telah menetapkan empat prioritas pembangunan, salah satunnya pengembangan sektor pariwisata,” ungkap Irdinansyah.

Lebih lanjut Irdinansyah mengatakan dengan besarnya potensi wisata yang dimiliki, Tanahdatar akan menjadi tujuan utama wisata di Sumatera Barat.

“Dengan menyandang nama Luak Nan Tuo, Tanahdatar merupakan pusat pengembangan budaya Minangkabau dengan segala macam atribut budaya dan tradisinya ditambah lagi keindahan alam dan kuliner khas yang dimiliki,” jelasnya lagi.(eym)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga
Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf
Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik
‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo
Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay
40 Desa Wisata Sumbar Masuk Nominasi 500 Desa Terbaik di Indonesia
Dispar Padang Berikan Pelatihan Tata Kelola, Bisnis Dan Pemasaran Destinasi Pariwisata
Pelaku Usaha di Pantai Air Manis Ikuti Pelatihan Kebersihan Lingkungan, Sanitasi dan Pengelolaan Sampah

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 21:37 WIB

Wonderland Hadir di CitraRaya Jambi, Tambah Pilihan Wisata Keluarga

Senin, 2 September 2024 - 20:53 WIB

Daerah Istimewa Yogyakarta Jalani Program Beti Dewi Kemenparekraf/Baparekraf

Selasa, 30 Juli 2024 - 21:21 WIB

Dorong Pelaku Parekraf Desa Wisata di Malang, Menparekraf Kemas Paket Wisata Menarik

Jumat, 26 Juli 2024 - 09:54 WIB

‘Beti Dewi’ Program Kemenparekraf Tingkatkan Promosi Digital Desa Wisata Labuan Bajo

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:16 WIB

Tingkatkan Daya Saing, Dinas Pariwisata Padang Gelar Pelatihan Pengelolaan Usaha Homestay

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB