Wisata

Kunjungan Wisatawan Asing Menurun, Ini Kiat Pemkab Tanah Datar

Tanah Datar, Prokabar – Dari tahun ke tahun tingkat kunjungan wisatawan ke Tanah Datar terus mengalami lonjakan. Data Dinas Pariwisata dan Olah Raga Kabupaten Tanah Datar mencatat, pada tahun 2017 lalu terdata sebanyak 1.276.879 kunjungan, sementara pada tahun 2018 naik menjadi 1.297.786 kunjungan atau naik sebesar 2 persen, atau total kenaikan 20.907 pengunjung.

Kenaikan ini diakui sejalan visi pemerintah Tanah Datar dimana menjadikan, sektor wisata menjadi penyumbang aset besar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Total PAD dari sektor pariwisata pada tahun 2017 sebanyak Rp 5.781.882.176, dan pada tahun 2018 naik menjadi Rp 9.618.724.600,” terang Kabid Pariwisata Dinas Parpora Tanah Datar Yendra Aprilla.

Untuk meningkatkan kunjungan ke Tanah Datar, berbagai upaya akan dilakukan, terutama untuk menarik wisatawan mancanegara yang sejak beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.

“Kita akan gencarkan promosi, sosialisasi dan juga bekerja sama dengan guide nusantara. Kurangnya, wisatawan mancanegara memang dirasakan sejak beberapa tahun terakhir, dan itu tidak hanya Tanah Datar saja, akan tetapi juga seluruh wilayah Sumbar pada umumnya. Penyebabnya karena direct flight yang minim serta kesiapan kita menyediakan fasilitas bertaraf internasional,” ujar ibu dua anak ini.

Menurut wanita yang akrab dipanggil dengan era ini menyebutkam jika pariwisata Tanah Datar sudah mendunia sejak beberapa tahun terakhir. Terlebih, dinobatkannya Nagari Tuo Pariangan menjadi Desa Terindah oleh majalah luar negeri pada tahun 2012 lalu. Tak dipungkiri, penobatan desa terindah di dunia tersebut turut mendongkrak kunjungan wisatawan ke Tanah Datar.

“Selain itu, beberapa iven di Tanahdatar juga masuk dalam 100 wonderful event of Indonesia seperti Tour de Singkarak (TdS) dan Festival Pesona Budaya Minangkabau (FPBM),” tambahnya

Sementata itu, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengungkapkan, salah satu prioritas pembangunan adalah pengembangan sektor pariwisata.

“Kami bersama Wakil Bupati Zuldafri Darma telah menetapkan empat prioritas pembangunan, salah satunnya pengembangan sektor pariwisata,” ungkap Irdinansyah.

Lebih lanjut Irdinansyah mengatakan dengan besarnya potensi wisata yang dimiliki, Tanahdatar akan menjadi tujuan utama wisata di Sumatera Barat.

“Dengan menyandang nama Luak Nan Tuo, Tanahdatar merupakan pusat pengembangan budaya Minangkabau dengan segala macam atribut budaya dan tradisinya ditambah lagi keindahan alam dan kuliner khas yang dimiliki,” jelasnya lagi.(eym)

 

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top