Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

280 CJH Tanah Datar Batal Berangkat ke Tanah Suci

Dibaca : 414

Tanah Datar, Prokabar – Kementerian Agama resmi membatalkan keberangkatan jemaah haji tahun 2020. Peniadaan keberangkatan diputuskan melalui Keputusan Menteri Agama nomor 494 tahun 2020.

Imbas dari keputusan tersebut, kantor Kementrian Agama Tanah Datar mencatat sebanyak 280 calon jemaah haji asal Tanah Datar telah dipastikan batal berangkat ditahun ini. Jumlah tersebut terdiri dari 263 kuota haji utama, dan 17 kuota haji cadangan.

Kepala kantor Kementrian Agama Tanah Datar, Syahrul pada kamis (11/6) mengungkapkan jika sampai saat ini beberapa kelengkapan keberangkatan calon jemaah haji ke tanah suci Mekah telah dipersiapkan seperti paspor, vaksin maningitis, dan buku panduan manasik haji.

” untuk yang batal haji tahun 2020, bisa berangkat tahun 2021. Kemudian dengan batal itu paspor harus dikembalikan. Untuk paspor belum kami bagikan karena keterbatasan waktu, sudah di provinsi dalam rangka kepengurusan visa,” ungkap Syahrul.

Terkait uang keberangkatan yang telah disetorkan oleh calon jemaah Haji, lebih lanjut Syahrul mengatakan jika uang tersebut boleh diambil atau tidak oleh calon jemaah haji. Pengambilan tersebut, tidak dibenarkan secara utuh atau keseluruhan karena bisa berdampak terhadap hilangnya kuota keberangkatan calon jemaah dihari akan datang.

” dana yang boleh diambil itu dalam rangka pelunasan tahap 2, bukan untuk medapatkan porsi secara global, tidak. Begitu diambil dananya secara global, porsinya hilang. Jadi yang bisa diambil, kelebihan dari 25 sampai 34 juta,” katanya lagi.

Untuk bisa mengambil dana keberangkatan yang batal tersebut, Syahrul menyampaikan jika calon jemaah harus menunggu pengumuman lebih lanjut.

Dengan adanya pembatalan keberangkatan haji tahun 2020, secara otomatis menambah panjang daftar antrian keberangkatan calon jemaah haji di Luhak Nan Tuo.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top