Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Hari Ini, 27 pasien Covid-19 di Agam dinyatakan sembuh, Total Pasien 624 orang

Dibaca : 277

Lubuk Basung, Prokabar — Setelah beberapa minggu menjalani perawatan dan isolasi mandiri, sekitar 27 orang pasien Covid-19 sembuh, Rabu (21/10). Semua pasien itu berasal dari 6 (enam) Kecamatan di Kabupaten Agam.

“Alhamdulillah, kabar baik lagi kita terima hari ini. Sebanyak 27 pasien Covid-19 dinyatakan sudah sembuh,” ujar Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto Dt. Maruhun, Rabu (21/10).

Di Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 4 pasien, Kecamatan Tanjung Raya 1 pasien, Kecamatan Palembayan 2 pasien, Kecamatan Canduang 3 pasien, Kecamatan Banuhampu 16 pasien dan Kecamatan IV Koto 1 pasien.

“Dengan penambahan 27 pasien sembuh itu, total warga Agam yang sembuh Covid-19 sebanyak 624 orang dengan persentase kesembuhan 62,8 persen,” jelasnya.

Setda Kabupaten Agam itu juga menyampaikan penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 20 orang. Total kumulatif kasus terkonfirmasi mencapai 993 orang.

20 kasus terkonfirmasi itu tersebar di lima kecamatan antara lain di Matur ada 3 kasus, Palembayan 6 kasus, Tilatang Kamang bertambah 3 kasus, Kamang Magek 2 kasus, dan Banuhampu 6 kasus.

Selain penambahan kasus positif, juga terdapat 2 pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. Keduanya memiliki riwayat penyakit penyerta.

Dua pasien yang dinyatakan meninggal pertama inisial Z (67) warga Padang Lua. Dirawat di RSAM Bukittinggi meninggal dunia dengan penyakit penyerta jantung. Kemudian, WM jenis kelamin perempuan warga Padang Lua, dirawat di RSUP M. Djamil Padang. Meninggal dunia dengan penyakit penyerta hipertensi.

Martias juga menyebutkan total pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan Rabu (21/10) sebanyak 352 orang. Rinciannya, 24 orang dirawat di rumah sakit, 23 dikarantina dan 305 menjalani isolasi mandiri. “Kasus suspek sebanyak 61 orang, sementara kasus kontak erat sebanyak 551 orang,” teranganya.

Martias Wanto Dt. Maruhun terus mengingatkan, tim penggerak Peraturan Daerah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sudah mulai melakukan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Masyarakat diminta untuk membiasakan diri dengan standar kesehatan Covid-19 ini.

“Kita berharap Perda AKB membuat standar Covid-19 bagi masyarakat bisa tercipta. Kita meyakini warga bisa tercegah dari penularan dan penyebaran Covid-19 bila disiplin terhadap protokol kesehatan,” tutupnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top