Padang, Prokabar – Sebanyak 24 tim ambil bagian dalam Turnamen Futsal Antar Pelajar se-Sumatera barat yang digelar sabtu (11/12) siang hingga senin (13/12) sore.
Usai Technical Meeting pada tengah pekan ini, panitia pelaksana yang juga Ketua PK KNPI Kuranji Syahrul Padly Islami, mewanti-wanti peserta untuk mengikuti aturan main. Terutama soal pembatasan suporter yang hanya lima orang. Artinya hanya sepuluh orang pemain, pelatih dan ofisial yang terdaftar, berikut lima orang suporter.
“Kami telah diwanti-wanti oleh kepolisian, bahwa jika terjadi kerumunan, bahwa pelaksanaan iven futsal akan dibubarkan,” tegas Syahrul Padly Islami.
Sebelumnya pada iven serupa yang diadakan oleh salah satu SMA Negeri di Kota Padang, bertempat di Rafely futsal, dua pekan silam. Petugas membubarkan kegiatan, karena iven menimbulkan kerumunan luar biasa dari suporter yang ingin mendukung timnya.
Iven futsal antar pelajar yang dimotori oleh PK KNPI Kuranji, dan mendapat dukungan penuh dari DPD KNPI Kota Padang, dapat dilaksanakan berkat kerjasama PK KNPI Kuranji bekerjasama dengan anggota DPRD Padang Mastilizal Aye, yang juga ketua Asosiasi PSSI Kota Padang.
Partai pembuka pada setengah dua siang, akan mempertemukan SMA Dian Andalas berhadapan dengan SMA Negeri 5 Padang A. Salah satu siswa SMK swasta di padang, reihan, yang hadir dalam Technical Meeting menyebut, tim favorit, kemungkinan besar adalah MAN 2 Padang dan juga SMA Negeri 4 Padang. Seluruh pertandingan dihelat di lapangan Premier Futsal, kampung lalang, kelurahan Pasa Ambacang, Kec Kuranji, Kota Padang.(adh)
















