23 Nagari di Tanah Datar Sudah Punya Rumah Isolasi Mandiri

Penulis -

Selasa, 22 Juni 2021 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala 
Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPK), Nofenril

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPK), Nofenril

Tanah Datar, Prokabar – 23 nagari di Tanah Datar telah memiliki rumah isolasi mandiri bagi warga yang terinfeksi Covid 19. Sedangkan, 52 nagari lainnya sampai saat ini masih mempersiapkan ketersediaan tempat tersebut.

Masih banyaknya nagari yang belum menyiapkan rumah isolasi, dikatakan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPK), Nofenril, jika terjadi karena keengganan masyarakat menyewakan atau menyediakan bangunannya baik rumah atau gedung lainnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Ini terjadi karena nagari kesulitan untuk mencari tempat, baik rumah atau gedung.  Saat ini masih ada masyarakat kita yang bisa dikatakan takut jika rumah mereka ditempati oleh pasien covid 19,” kata Nofenril saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/6).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Padahal untuk saat ini, setiap nagari diminta oleh pemerintah agar menyediakan tempat isolasi mandiri di nagari masing-masing. Anggaran pun bisa diambil dari Anggaran Dana Desa/nagari sebanyak delapan persen. 

“Bagaimanapun kita terus mendorong nagari untuk mempersiapkan rumah isolasi ini. Kalau untuk anggaran semua disediakan oleh nagari, itu sudah ada minimal 8% dari anggaran nagari bisa digunakan untuk penanganan covid 19,” katanya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Nofenril menyebutkan,  nagari yang memiliki bangunan aset nagari tergolong beruntung dan bisa memanfaatkan bangunan itu. Namun,  beda hal nya jika ada nagari yang tidak memiliki bangunan aset nagari. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB