Tanah Datar, Prokabar – 23 nagari di Tanah Datar telah memiliki rumah isolasi mandiri bagi warga yang terinfeksi Covid 19. Sedangkan, 52 nagari lainnya sampai saat ini masih mempersiapkan ketersediaan tempat tersebut.
Masih banyaknya nagari yang belum menyiapkan rumah isolasi, dikatakan kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PMDPPK), Nofenril, jika terjadi karena keengganan masyarakat menyewakan atau menyediakan bangunannya baik rumah atau gedung lainnya.
“Ini terjadi karena nagari kesulitan untuk mencari tempat, baik rumah atau gedung. Saat ini masih ada masyarakat kita yang bisa dikatakan takut jika rumah mereka ditempati oleh pasien covid 19,” kata Nofenril saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (22/6).
Padahal untuk saat ini, setiap nagari diminta oleh pemerintah agar menyediakan tempat isolasi mandiri di nagari masing-masing. Anggaran pun bisa diambil dari Anggaran Dana Desa/nagari sebanyak delapan persen.
“Bagaimanapun kita terus mendorong nagari untuk mempersiapkan rumah isolasi ini. Kalau untuk anggaran semua disediakan oleh nagari, itu sudah ada minimal 8% dari anggaran nagari bisa digunakan untuk penanganan covid 19,” katanya.
Nofenril menyebutkan, nagari yang memiliki bangunan aset nagari tergolong beruntung dan bisa memanfaatkan bangunan itu. Namun, beda hal nya jika ada nagari yang tidak memiliki bangunan aset nagari. (eym)
















