Maninjau, Prokabar.com – Berdasarkan data hasil data sementara BPBD Kabupaten Agam, terdapat 4 unit rumah yang terdapat banjir bandang yang melanda Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (23/12). Dari empat unit rumah itu, terdapat 22 orang warga penghuni terdampak bencana alam itu.
Kalaksa BPBD Agam, melalui Kabid KL, Ichwan mengatakan, kejadian berlangsung sekira pukul 12.45 WIB. Sedangkan informasi yang sampai ke posko BPBD Agam sekitar pukul 13.00 WIB dari perangkat nagari sempat.
“Material longsor berupa lumpur, kayu besar dan bebatuan mengenai 4 unit rumah warga, 1 unit bengkel.” ungkapnya.
Sedangkan nama-nama pemilik rumah terdampak yakni Masri (65) dengan kerusakan dinding rumah jebol dan dimasuki lumpur dan bebatuan.Jumlah penghuni 2 jiwa dan saat ini mengungsi ke rumah tetangga.
Kedua, rumah Nurlaili (70), kondisi rumah dimasuki lumpur dan jumlah penghuni rumah 9 jiwa. Saat ini mengungsi ke rumah keluarga. Ketiga, rumah Irtayeti (48) kondisi rumah dan bengkel dimasuki lumpur dan jumlah penghuni 7 jiwa.
Keempat, rumah Irvan Yuhardi (51) rumah Walijorong Sigiran. Kondisi rumah dimasuki lumpur dengan jumlah penguni 4 jiwa dan mengungsi ke rumah tetangga.

Saat ini tim BPBD Agam bersama jajaran TNI, Polri, Damkar, Pemerintah Kecamatan, Perangkat Nagari, warga telah bergabung penanganan bencana itu. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PUTR Agam membantu pembersihan dengan menggunakan alat berat. Kami telah turun ke lapangan dan melakukan pembersihan material.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah alat berat untuk pembersihan material yang menutupi akses jalan dan aliran sungai. Dan selimut dan pangan untuk masyarakat yang terdampak.” tutupnya. (rud)
















