Padang, prokabar – Lionel Messi boleh berbangga diri, karena saat ini menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Timnas Argentina. Namun untuk urusan mencetak gol di Piala Dunia, Messi kalah oleh pemain yang satu ini. Siapa dia?
Ya, Gabriel Batistuta, pria berjuluk Batigol itu menjadi kolektor gol terbanyak di Timnas Argentina di ajang Piala Dunia..
Mengoleksi 10 gol selama mengikuti Piala Dunia, jumlah gol Batistuta masih terpaut empat gol dari Messi yang mengoleksi enam gol. Batistuta mengoleksi 10 gol hasil dari tiga kali mengikuti Piala Dunia.
Ia masing-masing mencetak empat gol pada Piala Dunia 1994, lima gol pada Piala Dunia 1998 dan satu gol pada Piala Dunia 2002. Sementara Messi telah mengikuti empat kali Piala Dunia semenjak tahun 2006.
Messi hanya mampu mencetak satu gol di Piala Dunia 2006, empat gol di Piala Dunia 2014 dan satu gol di Piala Dunia 2018. Bahkan mantan pemain Barcelona tersebut absen mencetak gol pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
“Ketika saya bermain sepak bola, saya tidak pernah bahagia. Jika saya mencetak dua gol, saya ingin yang ketiga. Saya selalu menginginkan lebih.”
Demikian kata Gabriel Batistuta dan, bagi siapa pun yang melihat pemain Argentina yang luar biasa ini beraksi, kata-kata itu tidak akan mengejutkan. Kehausan Batigol yang tak terpuaskan akan gol membuatnya mencetak rekor untuk klub dan negara, transfer yang memecahkan rekor, dan kekaguman dari para pakar dan rekan-rekan.

Bahkan Diego Maradona menggambarkan No9 klasik ini sebagai “striker terbaik yang pernah saya lihat”, dan tentu saja ada beberapa yang menandingi dia di tahun 1990-an.
Selama era inilah Batistuta memainkan Piala Dunia pertamanya, menjadi pemain pertama yang mencetak hat-trick dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Setelah mencetak tiga gol yang mengesankan melawan Yunani pada tahun 1994, ia mengulangi prestasi itu dalam kemenangan 5-0 Argentina atas Jamaika di Prancis 98.
Dengan melakukan itu, ia menjadi pencetak gol terbanyak bersama negaranya di Piala Dunia. “Saya tidak menyadari bahwa saya telah menyamai rekor itu,” kata Batigol.
Batigol memang luar biasa, dia menjadi penembak jitu terkemuka sepanjang masa Argentina di Piala Dunia. “Saya tidak memikirkan rekor. Saya keluar untuk mencetak gol.”kata mantan pemain yang kini berusia 53 tahun itu.

Batigol: si Tendangan Geledek
Batigol adalah sebutan bagi striker Argentina bernama Gabriel Batistuta. Ia merupakan striker ganas yang ditakuti di awal 2000-an.
Selain karena penampilanya dengan rambut gondrong, Batistuta juga terkenal dengan tendangan kerasnya yang sulit dihalau kiper lawan. Memang tendangan keras menjadi andalan para pemain asal Amerika Latin selain dari kecepatannya.
Dengan modal tersebut ia berhasil memikat banyak klub top Italia seperti Fiorentina, AS Roma hingga Inter Milan. Namun hingga saat ini ia lebih dikenal sebagai legenda sepak bola Fiorentina. Batigol mengoleksi 202 gol dari total 330 pertandingannya bersama Fiorentina.
Di level Timnas Argentina, Batigol total mencetak 38 gol. Itu adalah rekor di Timnas Argentina, sebelum dipecahkan Lionel Messi pada Copa America 2021.(*)
















