Padang, prokabar – Kroasia baru berusia kurang dari tujuh tahun sebagai negara merdeka ketika Piala Dunia Prancis ’98 dimulai.
Tapi negara kecil itu langsung membuat “dongeng” terbaik sebagai tim debutan di Piala Dunia.
Padahal saat itu negara yang hanya berpenduduk empat juta jiwa itu sedang dilanda perang.
Faktanya tak terbantahkan, negara yang baru lahir itu tampil di panggung global dengan cara yang sangat mengesankan.
Kuncinya, tim berbaju kotak-kotak merah-putih memiliki ambisi yang lebih besar menunjukan diri, daripada sekadar ambil bagian.
Mereka tahu bahwa, pemain seperti Zvonimir Boban, Robert Prosinecki, Davor Suker, dan lain-lainnya, sedang berada dalam usia dan ferforma terbaik mereka.

Nama-nama itu memang membanggakan Kroasia, dan menjadi tim dengan pemain-pemain paling berbakat di turnamen empat tahunan itu.
Kroasia datang dari Grup H, lolos sebagai runner up dibawah Argentina dengan menyingkirkan Jamaika, Jepang.
Mengalahkan Rumania asuhan Gheorghe Hagi di 16 besar memastikan perjalanan Kroasia ke perempatfinal yang tak terlupakan.
Jerman vs Kroasia di Perempat final Piala Dunia FIFA 1998, digelar di Stade de Gerland, Lyon pada Sabtu, 04 Juli 1998.
Sedikit yang mengira Kroasia mampu menantang juara tiga kali itu. Tidak ada yang meramalkan Vatreni- julukan Kroasia – memberikan kekalahan yang paling memalukan bagi Jerman.
Kroasia menang 3-0 dalam laga itu, sebaliknya menjadi kekelahan terberat Jerman dalam empat dekade terakhir di Piala Dunia. “Itu, adalah pertandingan hidup kami,” ungkap Boban, sang kapten tim.
Kroasia disingkirkan Prancis oleh dua gol Lilian Thuram di semifinal. Tetapi Kroasia tetap akan meraih perunggu dengan mengalahkan tim Belanda yang bertabur bintang di play-off untuk tempat ketiga.
“Kami membuat sejarah dengan menampati urutan ketiga. Itu adalah hal luar biasa untuk sebuah negara dengan empat juta penduduk yang sangat menderita dalam perang.” kata Suker.
Tidak hanya itu, Suker kembali ke rumah dengan memboyong Sepatu Emas adidas sebagai top skor turnamen, dengan capaian enam golnya.(*)
















