200 Rumah Butuh Septic tank Di Kelurahan Ampang

Penulis -

Sabtu, 10 Juli 2021 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Sanitasi yang buruk seperti ketiadaan bak septic tank berpotensi tinggi mencemarkan atau mengurangi kadar kebersihan atau kualitas air tanah.

Ini lah yang menjadi pekerjaan rumah di sebagian tempat tinggal warga di Kota Padang. Seperti Di kelurahan ampang misalnya. Lurah Ampang Nazwar menyebut, tak kurang 200 rumah membutuhkan septic tank.

Meski ini masih data kasar dan membutuhkan pendataan nyata di lapangan. Namun hasil pemantauan di lapangan memang seperti itu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Masih banyak warga yang rumahnya belum memiliki sanitasi yang memadai, yakni wc berikut Septic tanknya.

Sebagian masih melarutkan tinja dari WC ke bandar atau saluran drainase yang memang sudah ada sejak masa sebelum Indonesia Merdeka.

Sementara karena keterbatasan kemampuan daerah, Pemerintah Kelurahan melirik alokasi CSR dari perusahaan untuk pemenuhan fasilitas Septic tank di rumah rumah warga.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Tahun 2020 lalu terdapat 23 unit rumah mendapatkan bantuan pembangunan Septic tank dari csr Pelindo. Mudah-mudahan tahun ini juga ada kembali CSR serupa, atau dari Perusahaan lainnya melalui kegiatan CSR atau program kemitraan bina lingkungan,” sebut Nazwar Lurah Ampang.

Salah satu warga ampang, chandra (36) menyebut, selama ini memang di rumahnya belum memiliki septic tank atau yang biasa disebut warga bak tenk.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Namun dirinya memang telah berencana untuk membangun septic tank paling lambat tahun depan. Selama ini diakui tinja langsung mengalir ke banda atau drainase yang merupakan anak sungai dari batang kuranji.

“Tentunya kalau ada peluang dari CSR atau PKBL, kami menerima dengan senang hati. Untuk lokasi sendiri, masih terdapat lahan kosong di halaman rumah,” terang chandra.(adh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB