Maninjau, Prokabar.com – Pelaksanaan Pekal Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) 2025 berlangsung meriah di Masjid Raya Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Minggu (9/11). 200 orang anak MDTA Se Kecamatan Tanjung Raya perwakilan setiap nagari berkompetisi sehat dengan juri-juri berkompeten.
Yasni Syukri, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kecamatan Tanjung Raya bersama Ketua Pelaksana mengatakan, sangat terharu akan terlaksanakan kegiatan ini. Pasalnya, hanya modal semangat dan kebersamaan sesama Guru dan Pengelola MDTA Se Tanjung Raya, patungan swadaya acara tetap berhasil terwujudkan.
“Kami awalnya tidak yakin kegiatan berjalan baik. Namun karena semangat gotong royong, masing-masing sekolah berpartisipasi, alhamdulillah kegiatan melebihi ekspetasi,” ungkap Pensiunan Guru SMK ini.

Yasni melanjutkan, Porsadin merupakan ajang silahturahmi, bertujuan untuk memperkuat dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan anak didik berakhlakul qarimah, Beriman dan Bertakwa lebih kuat.
“Terwujudnya Indonesia Emas,” tukuknya.
Dan kegiatan berjenjang dari tingkat nagari, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten hingga lanjut ke tingkat pelajar Provinsi Sumatera Barat sampai Pusat. Peserta yang menang lomba tingkat Kecamatan akan mewakili ke Tingkat Kabupaten Agam sampai Provinsi dan Pusat nantinya.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal sangat apresiasi kegiatan itu. Mewujudkan silahturahmi sesama guru dan anak-anak MDTA/MDA se kecamatan Tanjung Raya. Memberikan pemahaman Ilmu Agama Islam seperti Al Quran, Hadis, Aqidah, Akhlak, Fikih, Tarikh Islam dan Bahasa Arab.
Ia mengilustrasikan pengalamannya pada masa kecil yang juga mendapat pendidik MDTA. Bekal Agama Islam sangat penting, karena mampu membentengi pengaruh dampak negatif kemajuan teknologi.
“Pendidikan Agama Non Formal ini mampu memilah-milah informasi yang baik dan mampu yang buruk. Membentengi diri dan mengenal diri, orang tua, Tuhan Pencipta dan masyarakatnya,” terangnya.
Melalui Porsadin 2025, meningkatkan kepercayaan diri anak dengan kemampuan terbaiknya. Proses kegiatan Porsadin lebih utama dengan usaha dan upaya maksimal, ketimbang menang lomba. Proses inilah menjadi memori kuat untuk masa-masa anak menjadi lebih baik pada masa akan datang.
Kegiatan ini turut hadir Kadiskominfo Agam, Roza Syafdefianti, Camat Tanjung Raya Al Hafidz, Jajaran Polsek Tanjung Raya, Jajaran Koramil 05 Tanjung Raya, KUA Maninjau, Walinagari Se Tanjung Raya 200 orang anak beserta dan Guru MDTA.
“Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan dan semakin lebih baik untuk kedepannya.” tutup Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal. (rud)
















