19 Orang Diisolasi di Padang Pariaman, Ini Alasannya

Penulis -

Minggu, 19 April 2020 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – 19 Warga dan Bidan yang diduga kontak dengan S, Pasien Positif Covid 19 asal Palapa, Nagari Sungai Bulua Selatan, Kecamatan Batang Anai, Kabupatenn Padang Pariaman Diisolasi ketat di rumah masing-masing.

“Isolasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid 19 kepada warga lainya yang tidak melakukan kontak dengan S, pasien yang positif terpapar covid 19,” ungkap Kepala dinas Kesehatan Padang Pariaman Yutriadi Rivai yang dihubungi Prokabar melalaui tepon seluler minggu (19/4).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Setelah dilakukan tracking diketahui ada 19 warga yang mengaku pernah kontak dengan pasien S, termasuk satu orang Bidan. Dalam waktu dekat seluruhnya akan dilakukan Rapid Test untuk mengetahui apakah mereka terpapar covid 19 atau tidak. Namun untuk sementara seluruhnya dilakukan isolasi ketat di rumah masing-masing. Bahkan pihaknya kini masih melakukan tracking untuk mencari warga lainya yang diduga masih ada yang pernah kontak dengan pasien S. Masyarakat juga dimintah untuk jujur jika pernah melakukan kontak dengan pasien S,” sebut Yutriadi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu, Yutriadi juga menyebut pihaknya tengah mengusulkan bantuan alat Rapid Test kepada Provinsi dan Pemda Padang Pariaman. Karena alat rapid test saat ini sangat terbatas, sehingga tidak mencukupi untuk melakukan tes kepada warga yang diduga terpapar covid 19.

“Iya, kita sedang mengusulkan alat rapid test kepihak Provinsi dan Pemda Padang Pariaman, muda-mudahan usulan tersebut bisa dipenuhi,”sambung Yutriadi.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Sebelumnya, pasien S dinyatakan positif Covid 19 setelah hasil Swabnya keluar dari labor Unand Padang.

Pasien tersebut diduga terpapar Covid 19 dari seorang Dokter disalah satu Puskesmas di Kota Padang.

Pasien S kini diisolasi di Rumah Sakit Semen Padang untuk mendapatkan perawatan. Sementara suami dan anaknya pasien diisolasi di rumah menunggu hasil Swabnya keluar.(syh)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB