Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

19 Kilo Ganja Diamankan Polres Pasaman, Ini Kronologis Lengkapnya

Dibaca : 219

Pasaman, Prokabar — Belasan ganja diamankan Polres Pasaman. Banyaknya mencapai 19 kilogram. Ini bersumber dari dua berkas kasus dengan tiga tersangka dan tiga orang DPO.

Kapolres Pasaman, AKBP Hendri Yahya didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Yani dan Kasatnarkoba, Iptu Syafri Munir menjelaskan, penangkapan pertama, dengan barang bukti 10 kilogram ganja, terjadi pada 25 Januari lalu.

Tim yang awalnya mendapat informasi, melakukan pengintaian terhadap informasi yang didapat.

“Awalnya, tim mendapat info, ada dua kendaraan sepeda motor dengan empat orang dicurigai membawa ganja. Setelah dilakukan pengintaian, ternyata benar,” kata AKBP Hendri.

Saat digrebek, satu kendaraan dengan dua orang pelaku, AA (19) dan E (22) sedang berhenti di depan SPBU Sumpadang, Kecamatan Rao, sekitar pukul 04.30 WIB. Naas, mereka yang curiga saat anggota menghampiri, langsung kabur.

“E lari ke belakang SPBU. Sementara AA lari ke perkampungan,” lanjut AKBP Hendri.

Tidak sampai di situ saja, dua pelaku lainnya, W (22) dan R (23) yang juga membawa ganja dengan satu sepeda motor lainnya, balik arah, dan kabur ke Sumatera Utara, saat mengetahui dua rekannya dihadang polisi.

“Akhirnya, dengan dibantu warga, satu pelaku berhasil diamankan, ialah AA. Tiga lainnya DPO. Para pelaku merupakan warga Kecamatan Ranah Pasisia dan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat,” imbuh AKBP Hendri.

Lebih lanjut, satu kasus lagi, terungkap pada 27 Januari lalu. Sembilan kilo berhasil diamankan dengan dua orang pelaku, RS (27) dan KA (31) warga Kecamatan Payakumbuah Utara, Kota Payakumbuah.

Keduanya diamankan saat membawa ganja dengan sepeda motor. Pelaku dihadang di Kecamatan Padang Gelugur.

“Sebelum diamankan, pelaku awalnya berupaya kabur dari hadangan polisi. Bahkan, saat hendak kabur, ganja-ganja ini berjatuhan di jalan raya, sekitar pukul 06.00 WIB. Hingga akhirnya berhasil dihadang,” terang Kasatnarkoba Iptu Syafri Munir.

Disimpulkan, ketiha pelaku ini merupakan pengedar. Berang haram yang dibawa dari Mandailing Natal, Sumatera Utara ini, bakal diedarkan di Pasaman Barat dan Payakumbuh. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top