Pessel, Prokabar – Sebanyak 18 wartawan dari berbagai daerah yang mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), hanya 16 orang dinyatakan lulus oleh dewan penguji.
UKW ini adalah angkatan XIII di adakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupeten Pesisir Selatan (Pessel) bekerja sama dengan PWI Sumbar. UKW ini digelar di Gedung Painan Convention Center (PCC) jenjang Muda, pada Senin-Selasa (26-27/8/2019).
“Sebanyak 16 orang peserta dinyatakan lulus dan 2 orang dinyatakan tidak lulus mengikuti UKW,” kata ketua PWI Pessel, M. Joni usai penutupan pelaksanaan UKW.
Ia menjelaskan, peserta yang lulus menurut dewan penguji minimal harus mendapatkan nilai 70. Adapun yang diujikan kepada peserta sebanyak 10 materi, ungkapnya.
Ia menambahkan, peserta yang lulus UKW datanya akan dikirim ke PWI Pusat untuk diteruskan ke Dewan Pers.
“Ketika sudah masuk ke dewan pers, peserta ujian segera mendapatkan kartu UKW. Sementara peserta yang belum lulus diharapkan bisa mengikuti UKW kembali, ” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Sumbar, Harianof Firdaus, mengatakan, kepada wartawan yang lulus UKW diharapkan bisa memberikan kontribusi dan mamlnfaat kepada masyarakat.
“Kalau merasa profesional Insyaallah lulus, namun kalau kerja tidak profesional maka akan tidak lulus. Intinya PWI Sumbar ingin selalu meningkatkan kualitas wartawannya,” ujarnya.
Kepada wartawan yang belum lulus jangan berkecil hati dan patah semangat, dalam ujian lulus dan tidak lulus itu adalah hal yang biasa, harapnya.
Kendati demikian, kepada wartawan yang belum lulus bisa mengulang kembali, artinya yang tidak lulus bukan tidak kompeten, ungkapnya.
Sekda Pessel, Erizon mengatakan, semua wartawan yang lulus UKW ini adalah aset daerah bagi Kabupeten Pesisir Selatan. Semoga profesi yang melekat ini mampu mempertahankan ke jenjang berikutnya.
“Kami sangat bangga kepada wartawan yang lulus UKW, semuanya adalah aset daerah Pessel yang mampu melahirkan wartawan profesional, “ujarnya,(min)
















