Daerah

156 Rumah Tidak Layak Huni di Pasbar Bakal Dibedah

Pasbar, Prokabar – Sebanyak 156 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pasaman Barat bakal dibedah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019.

Menurut Kabid Perumahan, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pasaman Barat Asri Hamdi, pemerintah mencoba terus mengurangi jumlah RTLH di Kabupaten Pasbar.

“Sehingga pemerintah pusat kembali mengucurkan anggarannya melalui DAK senilai Rp2,7 miliar ke Pasbar,” sebutnya, Rabu (17/7).

Asri Hamdi menyatakan, anggaran bantuan sebanyak 156 unit RTLH itu tersebar di lima kenagarian di Pasbar. Diantaranya Nagari Ujung Gading 37 unit, Nagari Ranah Batahan 20 unit, Nagari Rabi Jonggor 30 unit, Nagari Aia Gadang 23 unit, Nagari Sasak 20 unit dan Nagari Kinali 26 unit.

“Sedangkan untuk sasaran pelaksanaan RTLH dilakukan pihaknya berdasarkan usulan Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Nagari dan usulan dari masyarakat itu sendiri. Namun disamping usulan itu kata Asri Hamdi, pihaknya sendiri telah memiliki data RTLH yang ada di Pasbar,” katanya.

Dia menuturkan, pemerintah memang tidak memberikan bantuan dalam bentuk uang tunai sebanyak Rp17,5juta per unit. Namun dalam program bedah rumah ini, diberikan berupa bahan bangunan senilai Rp15juta.

Sebab pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat dengan membentuk kelompok untuk memperbaiki atau membangun rumah secara gotong royong.

“Namun nantinya tukang yang mengerjakan diberikan upah senilai Rp2,5juta. Dengan demikian mereka tidak terbebani untuk mengeluarkan biaya untuk upah kerja tukang,” tuturnya.

“Tentu dengan adanya program bantuan RTLH ini, merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak bagi warga. Meski setiap tahunnya anggaran tersebut mengalami perubahan.

Sambungnya, karena jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sekitar 200 unit. “Kami harap, penerima bantuan RTLH ini dapat meningkatkan kualitas hidup yang lebih layak, sehat dan nyaman,” harapnya.(*/eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top