Padang, Prokabar — Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Andalas perwakilan masing-masing fakultas mengikuti seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat Universitas pada Senin (25/3) di Ruang Rapat Wakil Rektor III lantai II Gedung PKM Kampus Unand Limau Manis Padang.
“Kelima belas ini merupakan perwakilan masing-masing fakultas yang telah diseleksi ditingkat fakultas dan hari ini mereka mengikuti seleksi di tingkat universitas,” ujar Wakil Rektor III Universitas Andalas Prof. Hermansah, dilansir dari keterangan tertulis.
Dikatakannya dari 15 ini akan diseleksi lagi sehingga akan ada satu mahasiswa terbaik yang akan mewakili Universitas Andalas di tingkat nasional.
Dijelaskannya pelaksanaan Pilmapres ini merupakan salah satu upaya untuk mendorong tumbuh kembangnya kegiatan akademik yang baik sebagai bagian dari upaya menegakkan dan mengembangkan budaya akademik di perguruan tinggi khususnya pengembangan budaya kompetisi dan berprestasi.
“Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) berkomitmen untuk meningkatkan jumlah mahasiswa berprestasi salah satunya melalui kegiatan pemilihan mahasiswa berprestasi,” terangnya.
Selain itu disampaikannya mengenai tema pemilihan mahasiswa berprestasi tingkat nasional tahun ini yaitu tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang diselenggarakan dalam dua kategori pemilihan yaitu Pilmapres program Sarjana dan Pilmapres program Diploma.
Menurutnya Pilmapres dapat memberikan dampak positif pada budaya berprestasi dan menghargai prestasi dan karya mahasiswa, termasuk model pembinaan mahasiswa dikalangan perguruan tinggi dan secara langsung maupun tidak langsung dapat mengangkat martabat mahasiswa serta perguruan tinggi.
Diharapkan dengan Pilmapres ini mahasiswa memiliki kecerdasan komprehensif yang menyeimbangkan antara softskill dengan hardskill yang dapat diperoleh dari kegiatan intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler.
“Sejalan dengan perkembangan zaman Pilmapres dituntut untuk mampu mencermati kualitas peserta yang sesuai dengan perkembangan teknologi terkini baik dibidang keilmuan maupun dimasyarakat,” ujarnya.
Dikatakannya Revolusi 4.0 yang terjadi saat ini mempengaruhi paradigma keilmuan sehingga perguruan tinggi dan mahasiswa harus mampu menyeleraskan diri dengan fenomena tersebut dalam pembelajaran.(*/hum/hdp)
















