Tanah Datar, Prokabar – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar mencatat jika 15 Jorong dari 395 Jorong di 75 nagari beresiko tinggi penyebaran covid 19 atau berada dalam zona merah.
Ke 15 Jorong tersebut tersebar di 14 Kecamatan, seperti 2 Jorong di Kecamatan X Koto, 6 Jorong di Kecamatan Lima Kaum, 3 Jorong di Kecamatan Tanjung Emas, 2 Jorong di Kecamatan Padang Gantiang, 2 Jorong di Lintau Buo Utara, 1 Jorong di Kecamatan Sungai Tarab, dan 1 Jorong di Kecamatan Tanjung Baru.
Sedangkan, untuk zona orange terdapat sebanyak 42 jorong, zona kuning sebanyak 81 jorong, zona hijau sebanyak 267 jorong.
Kabid P2P Dinkes Tanah Datar, Roza Mardiah mengatakan, zonasi ini diperbaharui setiap minggunya dengan berpedoman pada jumlah orang yang terkonfirmasi covid 19 di daerah tersebut.
“Saat ini, kita sudah melakukan perhitungan zona terhadap jorong di 75 nagari di kabupaten kita. Untuk saat ini ada 15 jorong yang berada dalam zona merah,” ungkap Roza Mardiah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/8).
Menurutnya, jika untuk saat ini cukup banyak jorong yang berada dalam zona merah penyebaran covid 19.
“Kami menghimbau untuk berhati hati dengan zona ini, dan masyarakat diminta untuk selalu menjalankan protokol kesehatan,” pinta Roza.
Dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19, Roza juga menghimbau masyarakat yang kontak erat untuk bisa memeriksakan kesehatan kepada fasilitas kesehatan yang berafa di kecamatan.
Selain itu, vaksinasi covid 19 hendaknya dapat menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, dengan vaksinasi dapat menekan resiko berat bila seseorang terpapar corona virus.
“Terlebih saat ini ada varian delta. Penyebarannya begitu cepat. Dengan vaksinasi, kita bisa terhindar dari resiko berat, bahkan kematin,” tutup Roza. (eym)
















