15 Jorong di Tanah Datar Zona Merah Covid-19

Penulis -

Selasa, 10 Agustus 2021 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar mencatat jika 15 Jorong dari 395 Jorong di 75 nagari beresiko tinggi penyebaran covid 19 atau berada dalam zona merah.

Ke 15 Jorong tersebut tersebar di 14 Kecamatan, seperti 2 Jorong di Kecamatan X Koto, 6 Jorong di Kecamatan Lima Kaum, 3 Jorong di Kecamatan Tanjung Emas, 2 Jorong di Kecamatan Padang Gantiang, 2 Jorong di Lintau Buo Utara, 1 Jorong di Kecamatan Sungai Tarab, dan 1 Jorong di Kecamatan Tanjung Baru.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sedangkan, untuk zona orange terdapat sebanyak 42 jorong, zona kuning sebanyak 81 jorong, zona hijau sebanyak 267 jorong.

Kabid P2P Dinkes Tanah Datar, Roza Mardiah mengatakan, zonasi ini diperbaharui setiap minggunya dengan berpedoman pada jumlah orang yang terkonfirmasi covid 19 di daerah tersebut.

“Saat ini, kita sudah melakukan perhitungan zona terhadap jorong di 75 nagari di kabupaten kita. Untuk saat ini ada 15 jorong yang berada dalam zona merah,” ungkap Roza Mardiah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/8).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurutnya, jika untuk saat ini cukup banyak jorong yang berada dalam zona merah penyebaran covid 19.

“Kami menghimbau untuk berhati hati dengan zona ini, dan masyarakat diminta untuk selalu menjalankan protokol kesehatan,” pinta Roza.

Dalam memutus mata rantai penyebaran covid 19, Roza juga menghimbau masyarakat yang kontak erat untuk bisa memeriksakan kesehatan kepada fasilitas kesehatan yang berafa di kecamatan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain itu, vaksinasi covid 19 hendaknya dapat menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, dengan vaksinasi dapat menekan resiko berat bila seseorang terpapar corona virus.

“Terlebih saat ini ada varian delta. Penyebarannya begitu cepat. Dengan vaksinasi, kita bisa terhindar dari resiko berat, bahkan kematin,” tutup Roza. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB