14 Kecamatan di Luhak Nan Tuo Rawan Bencana Alam

Penulis -

Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi mengatakan hampir seluruh wilayah di Luhak Nan Tuo berada dalam zona rawan bencana alam.

Hal ini dilihat dari topografi atau bentangan alam wilayah Tanah Datar yang berbukit dan gunung. Kabupaten Tanah Datar setidaknya meliputi tiga gunung, yakni Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Hampir seluruh wilayah Tanah Datar itu ada dalam kondisi rawan bencana. Bentang alamnya terdiri dari perbukitan dan lereng gunung,” kata Bupati

Pada kawasan kaki gunung tersebut banyak menyimpan air yang pada waktu-waktu tertentu akan kering dan pada saat hujan lebat sangat rentan untuk terjadinya banjir bandang maupun longsor.

Beberapa daerah yang dianggap rawan diantaranya adalah daerah Pasia Laweh, Sungai Tarab, Pariangan, Malalo, Batipuah, X Koto Lintau dan beberapa daerah lainnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Selain ancaman banjir, beberapa daerah yang berada di kawasan kaki Gunung Marapi juga rentan terhadap ancaman erupsi.

Mengingat begitu rentannya Tanah Datar terhadap ancaman bencana, maka pihaknya sudah perintahkan seluruh camat dan wali nagari untuk terus memonitor daerahnya masing-masing, kemudian mengingatkan masyarakat untuk terus waspada.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara untuk menghadapi hal tersebut Bupati mengatakan pihaknya sudah cukup siap dalam hal mitigasi bencana melalui lembaga-lembaga yang ada di tingkat kabupaten hingga tingkat nagari.

“Kita punya BPBD, Tagana, satgas nagari, kelompok siaga bencana serta beberapa OPD yang berkaitan dengan penanganan bencana,” ujarnya.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB