Tanah Datar, Prokabar – Diva Athalia Salsabila, mahasiswi asal Tanah Datar yang dipulangkan dari Wuhan, China berkisah soal pengalamannya saat diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau.
Menurut Diva, Mahasiswa Ilmu Kedokteran di Hubei Polytechnic University itu, semua WNI yang diobservasi mendapat perlakuan baik dari petugas kesehatan dan TNI. Berat badannya juga ikut bertambah setelah 14 hari diobservasi.
“Selama diobservasi kegiatanya cuma, pagi sarapan, habis sarapan langsung dicek kesehatannya. Habis itu, kegiatan bebas, mau main game atau mau istirahat. Habis itu makan siang, kegiatan bebas, dan sore olah raga lagi. Salat magrib, makan malam, habis makan dicek lagi kesehatannya,” ungkap Diva saat ditemui di gedung Indo Julito Batusangkar, Minggu (16/2).
Saat tiba di Bandara International Minangkabau (BIM) pada Minggu siang, ia dijemput oleh kedua orang tuanya. Meski demikian, Diva mengaku sangat senang bisa berkumpul kembali bersama keluarga.
Semestinya, pada 17 Februari 2020 ia harus kembali ke bangku perkuliahan. Namun karena virus Ncov19 atau lebih dikenal dengan virus corona itu masih merebak di China maka pihak kampus memutuskan perkuliahan dilakukan secara online.
“Jadi karena musibah ini, kuliah tetap 17 Februari, tetapi melalui online,” kata Diva.
Meski virus corona telah merenggut seribuan nyawa di negeri panda itu, sampai saat ini Diva masih berniat untuk kembali menimba ilmu di negara tersebut. Alasannya, tak lain karena merasa nyaman dan masih ingin mencari pengalaman yang lebih luas.
Sementara, Athosra, orang tua Diva mengucapkan terima kasihnya kepada oemerintah Indonesia yang telah mengevakuasi dan memberikan perlakuan yang maksimal kepada buah hatinya selama 14 hari masa observasi di Natuna. Diva bersama WNI lainnya tidak dinyatakan terinveksi corona, dan hal ini dibuktikan dengan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan RI.
“Kami sekeluarga ucapkan terima kasih kepada Pemerinta Indonesia, Sumatera Barat, dan Tanah Datar atas kepeduliannya terhadap anak kami Diva,” ungkap Athosra.
Dalam surat tertanggal 15 Februari 2020 itu, tertulis selama observasi, tidak ditemukan gejala dan tanda infeksi Coronavirus Disease (COVID-19), dan selanjutnya pada saat ini Diva dinyatakan sehat.(eym)
















