Jakarta, Prokabar – Selama menjadi pesinetron spesialis antagonis, Raya Kohandi baru kali ini mendapat tantangan baru. Ya, wanita yang akrab disapa Raya ini berperan sebagai Tante Wulandari di sinetron SCTV ‘Di Antara Dua Cinta’.
Keluar dari zona nyamannya, Raya dari awal memerankan sebagai sosok antagonis yang penuh dengan sifat julid dan gemar merendahkan orang lain. Bahkan, karakternya mengalami transformasi kepribadian yang luar biasa.
“Tante Wulandari ini berubah menjadi wanita baik setelah sebelumnya terlalu julid dalam dialog-dialognya di awal,” kisah Raya dalam wawancara secara virtual dengan awak media.
Raya mengaku transformasi dari karakternya yang antagonis menjadi wanita yang meluapkan emosi kesedihan terlalu sulit. Dirinya harus menampilkan emosi sedih dan adegan menangis, sesuatu yang jarang Raya lakukan dalam peran-peran sebelumnya.
“Jujur saja, memerankan Wulan yang sekarang lebih banyak sedihnya itu sulit. Terkadang harus menangis dan bersedih, itu benar-benar tantangan yang berat,” ungkapnya.
Artis berusia 34 tahun ini mengaku bahwa sebelumnya ia sering memerankan karakter antagonis yang kerap merendahkan harga diri orang lain. “Karena sudah terbiasa memerankan karakter antagonis, sampai-sampai dicap sebagai orang yang sangat jahat, jadi lebih mudah dan nyaman saja memerankan wanita antagonis,” jelasnya.

Peran antagonis sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitasnya di dunia akting. Namun, kali ini Raya merasa tertantang untuk menaklukkan peran Tante Wulandari yang kini beralih menjadi protagonis.
Sinetron ‘Di Antara Dua Cinta’ yang tayang di SCTV kini telah melampaui 300 episode. Pencapaian ini membuat Raya Kohandi merasa gembira dan bangga, karena setiap sinetron yang dibintanginya selalu memiliki masa tayang yang panjang.
“Aku optimis sinetron ini disukai masyarakat. Kenapa? Karena kami harus menunggu cukup lama untuk tayang,” ungkap Raya Kohandi.
Selain Raya Kohandi, sinetron Di Antara Dua Cinta juga dibintangi oleh Rangga Azof, Anggika Bolsterli, Anthony Xie, Asha Assuncao, dan banyak lagi bintang lainnya. (beb)
















