11 Daerah di Sumbar Terdampak Banjir, Ini Kata Gubernur

Penulis -

Jumat, 12 Oktober 2018 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Hujan lebat merata terjadi di Sumatera Barat sepanjang kamis hingga tengah malam. Akibatnya banjir dan longsor menerjang sejumlah daerah.

Tercatat 11 kabupaten dan kota terdampak, yaitu Tanah Datar, Limapuluh Kota, Pessel, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam, Mentawai, Sijunjung, Sawahlunto dan Kabupaten Solok. Sedangkan korban jiwa hingga saat ini terdata 6 orang.

Terkait hal tersebut, Gubernur Irwan Prayitno meminta seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Agar Walikota dan Bupati se Sumbar meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan banjir, longsor, dan lain lain akibat tingginya curah hujan,” himbau Irwan Prayitno.

Berikut himbuan Gubernur Sumatera Barat :

Dengan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini dan diperkirakan akan berlanjut sampai bulan Desember 2018, dengan ini kami menghimbau:

1. Agar Bupati dan Walikota se Sumbar meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan terjadinya longsor, banjir dan lain-lain akibat tingginya curah hujan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

2. Diharapkan masing-masing daerah mengaktifkan Posko Penanggulangan Bencana selama 1×24 jam setiap hari.

3. Selalu aktif berkoordinasi melalui SKPD terkait dengan daerah lain dan Pemprov untuk saling memberikan informasi kondisi didaerahnya masing-masing.

4. Diharapkan kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan dan lembah untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor. Direkomendasikan jika curah hujan tinggi dan intensitasnya lama, untuk segera mencari tempat yang tidak beresiko terdampak longsor dan banjir.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

5. Diharapkan kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati karena jalan licin dan juga waspada jika melewati jalanan yang dikiri-kanannya ada perbukitan dan lembah.

Agar semua kita tetap tawakkal kepada Allah SWT dan berdoa semoga Allah SWT melindungi kita semua dari mara bahaya.

Aamiinn

(laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB