Padang, Prokabar – Hujan lebat merata terjadi di Sumatera Barat sepanjang kamis hingga tengah malam. Akibatnya banjir dan longsor menerjang sejumlah daerah.
Tercatat 11 kabupaten dan kota terdampak, yaitu Tanah Datar, Limapuluh Kota, Pessel, Pasaman, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam, Mentawai, Sijunjung, Sawahlunto dan Kabupaten Solok. Sedangkan korban jiwa hingga saat ini terdata 6 orang.
Terkait hal tersebut, Gubernur Irwan Prayitno meminta seluruh daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih berpeluang terjadi.
“Agar Walikota dan Bupati se Sumbar meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan banjir, longsor, dan lain lain akibat tingginya curah hujan,” himbau Irwan Prayitno.
Berikut himbuan Gubernur Sumatera Barat :
Dengan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini dan diperkirakan akan berlanjut sampai bulan Desember 2018, dengan ini kami menghimbau:
1. Agar Bupati dan Walikota se Sumbar meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan terjadinya longsor, banjir dan lain-lain akibat tingginya curah hujan.
2. Diharapkan masing-masing daerah mengaktifkan Posko Penanggulangan Bencana selama 1×24 jam setiap hari.
3. Selalu aktif berkoordinasi melalui SKPD terkait dengan daerah lain dan Pemprov untuk saling memberikan informasi kondisi didaerahnya masing-masing.
4. Diharapkan kepada masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan dan lembah untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor. Direkomendasikan jika curah hujan tinggi dan intensitasnya lama, untuk segera mencari tempat yang tidak beresiko terdampak longsor dan banjir.
5. Diharapkan kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati karena jalan licin dan juga waspada jika melewati jalanan yang dikiri-kanannya ada perbukitan dan lembah.
Agar semua kita tetap tawakkal kepada Allah SWT dan berdoa semoga Allah SWT melindungi kita semua dari mara bahaya.
Aamiinn
(laf)
















