Agam, Prokabar – Ratusan Group Tambua Tansa direncanakan ikut memeriahkan Festival Danau Maninjau yang akan digelar pada 6-7 Oktober nanti di Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Walneg Jas dan Hendry Harmen selaku panitia pelaksana acara Festival Danau Maninjau 2018, dalam kegiatan halal bi halal Rukun Keluarga Bayua (RKB), di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (1/7).
“InsyaAllah acara Festival Danau Maninjau ini akan dimeriahkan oleh 100 Group Tambua Tansa yang ada di Jakarta, dari kampuang halaman dan di kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan perantau di luar negeri seperti Brunei Darussalam juga akan ikut berpartisipasi,” Kata Walneg.
Lebih lanjut Walneg menegaskan bahwa acara ini sesungguhnya bagian dari kepedulian kita terhadap kelestarian Danau Maninjau. “Kita ingin momen ini menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah pusat untuk menjadikan Danau Maninjau sebagai konservasi,” ungkap Walneg
Harmen menambahkan, akan ada ribuan urang Salingka Danau di Jakarta pada acara tersebut. Sekaligus akan mencatat rekor muri 1000 Tambua dan Festival Internasional Tambua nantinya.
Selain itu, acara yang diorganisir oleh Bamus Salingka Danau Maninjau itu, juga menggelar Festival Kuliner dan UMKM Minangkabau, Festival Fashion Show Busana Minang dan hiburan lainnya di Lapangan Tenis Indoor Senayan Jakarta.
“Kegiatan ini bertemakan Kemilau Danau Maninjau. Bagi pelaku seni tambua dan kesenian lainnya ingin ikut berpartisipasi, kami sudah menyediakan akomodasi, makan serta subsidi biaya transportasi untuk tim kesenian Tambua,” ungkap Harmen.
Dalam kesempatan, Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria turut hadir pada kegiatan halal bi halal tersebut. Ia menyebutkan rencana Festival Danau Maninjau dirintis BAMUS Salingka Danau bersama perantau tersebut tidak hanya diapresiasi. Melainkan harus mendapat dorongan semua pihak termasuk Program Save Maninjau dan Agam Madani dari Pemkab Agam.
“Antusias perantau patut kita bahagia. Mulai dari pulang basamo hingga menggelar Festival Danau Maninjau 2018 pada Oktober nanti di Jakarta. Dengan peran peran bersama ini, jelas meningkatan kesejahterakan masyarakat, pelestarian alam dan seni budaya Danau Maninjau dapat terwujudkan. Sesuai ungkapan Bupati Agam Indra Catri setiap pidatonya, Batamu Mangko Manjadi,” tutup Datuak Tamangguang Putiah asal Sungai Batang tersebut. (rud)
















