Tanah Datar, Prokabar- Sepuluh hari terisolasi akibat jembatan utama putus, warga Jorong Ladang Laweh, Nagari Batipuah Baruah, Kecamatan Batipuh, membangun jembatan darurat di kawasan Subarang Luak , Minggu (7/12).
Jembatan darurat tersebut dibangun secara gotong royong dengan memanfaatkan pohon kelapa yang ditebang.
Pohon kelapa kemudian diletakan di atas tumpuan batu hingga menyeberangi aliran sungai agar dapat dilalui pejalan kaki.
Sebelumnya, Kampung Subarang Luak benar-benar terputus dari akses luar setelah jembatan satu-satunya yang menghubungkan wilayah itu dihanyutkan arus sungai pada Rabu malam (26/11). Kondisi tersebut membuat 195 warga tidak bisa keluar masuk kampung.
Selama masa isolasi, distribusi logistik menjadi satu-satunya cara bantuan menjangkau warga. Paket makanan dan sembako dimasukkan ke dalam karung, kemudian diikat pada tali sling yang dibentangkan melintasi sungai. Warga di seberang menarik karung-karung itu secara manual untuk memenuhi kebutuhan harian.
Dengan selesainya jembatan darurat, warga kini sudah bisa beraktivitas kembali, termasuk anak-anak yang harus pergi ke sekolah.
Masyarakat berharap jembatan sementara ini dapat bertahan sampai adanya pembangunan jembatan permanen dari pemerintah. (*/eym)
















