​Video Nasi Plastik Rumah Makan Padang Beredar, Orang Minang Berang

Penulis -

Rabu, 30 Agustus 2017 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Ada ada saja yang diperbuat oleh beberapa orang. Seorang perempuan yang sedang berada di sebuah kantor melakukan uji coba terhadap nasi dari Rumah Makan Padang Mini Jaya. Nasi itu kemudian dijadikan bola dan dipantul pantulkan. Nasi tersebut memantul dan diambil kesimpulan bahwa nasi kotak itu bercampur plastik. Video tersebut beredar di grup whataspp.
Video itu juga beredar di youtube. Penguploadnya bukan yang membuat video iti. Dari komentar di kolom youtube, aksi perempuan dan teman temannya membuat netizen meradang. Apalagi Netizen yang berasal dari Padang. 

Dalam kolom komentar akun youtube ANHAR KAMIL, misalnya, puluhan orang mengecam kesimpulan yang ditayangkan. “kalian harus minta maaf kepada orang padang, itu beras padang” tulis Nick So.

“Jangan pernah samakan beras pulen dengan beras minang, betas minang konturnya padat, jangan samakan dengan beras lain. Jangan membuat viral video yang tidak jelas” tulis Rio Julianto.

Sementara itu pemilik RM Padang Mini Jaya, membantah keras tentang nasi plastik ini. Bantahan tersebut juga diposting ke Youtube. Dalam video itu karyawan rumah makan mempraktikkan hal yang sama, serta menjelaskan beda beras asli dengan beras plastik.

Pemilik Rumah Makan sudah melaporkan pembuat video tersebut ke polisi, atas dugaan pencemaran nama baik.

Reaksi kekesalan juga disampaikan akun Puspita Lendewi di youtube. Dalam tayangannya, perempuan yang mengaku asal minang tersebut menjelaskan  beras sokan solok juga memantul jika dibulatkan. Puspita menyebutkan beras sokan adalah beras mahal.

Sementara itu, masyarakat yang ditemui Prokabar di Padang juga kesal dengan ulah pembuat video. “Makanya datang ke Padang, biar tau mana nasi yang enak. Kami tiap hari makan nasi enak” Kata Hendri. (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB