​Tutup Gojek Mahyeldi Satu Periode Saja

Penulis -

Rabu, 20 September 2017 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Demo berbalas demo. Sopir angkot Padang di dunia nyata menolak kehadiran angkutan berbasis online. Di dunia maya netizen menghajar walikota.

Di akun IG ceritapadang, muncul ancaman pada pada Wako Mahyeldi. “Tenang saja, bentar lagi Gojek akan aktif lagi. Kecuali Pak Mehyeldi mau sati periode aja”

Gubernur Irwan Prayitno di IG juga kena cecar oleh warganet.

Pemko Padang melalukan tindakan blunder pada Rabu (20/9) dengan menutup kantor Gojek di Jalan Imam Bonjol Padang demi memuaskan hati sopir angkot yang demo.

Menurut netizen angkot Padang adalah paket lengkap kesengsaraan dan pelecahan pada konsumen. Tidak aman, tukang cacak,tukang peras banyak di angkot. Selain itu angkot bau asbak, bunyi musik bak di diskotik. Sopir tidak sopan dan ugal-ugalan

Menurut netizen pula Go-Jek lahir dari permasalahan sosial kebutuhan masyarakat akan transportasi yang nyaman. Keberadaan Go-Jek adalah bukti buruknya pengelolaan transportasi umum. Apalagi Kota Padang, sudah tidak lagi peremajaan angkot. Angkot yang ada saat ini adalah angkot yang puluhan tahun lalu, bahkan banyak yang tidak melakukan uji KIR. Terlebih belakangan banyak kejadian copet di angkot. Belum lagi supir di bawah umur, supir yang mabuk juga ada. Yang tidak punya sim tak kalah banyak.

Masyarakat butuh transportasi yang nyaman dan memudahkan. semua ada di transportasi online, ada kemudahan, kepastian harga juga. Demikian netizen (eda)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB