​Surau & Silek Sepekan di Bukittinggi

Penulis -

Kamis, 22 Juni 2017 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berangkat dari desakan nonton bareng fi lm ‘Surau dan Silek’ di Bukittinggi, Mahakarya Pictures akhirnya memberikan jawaban menggembirakan. ‘Surau dan Silek’ akan tayang sepekan penuh di kota Jam Gadang tersebut.
Bekerjasama dengan Novotel Hotel & Resort Bukittinggi, Mahakarya Pictures menggelar nobar pada 27 Juni hingga 6 Juli di Balai Sidang Bung Hatta, Bukittinggi. Balai sidang pun disulap menjadi bioskop dengan 6 kali jam tayang setiap harinya dengan harga tiket Rp 50 ribu.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jangan khawatir dengan kualitas gambar serta audio yang akan menunjang nobar ‘Surau dan Silek’. Semua telah dipersiapkan sedemikian rupa sehingga layak disetarakan dengan menonton di tempat hiburan lainnya.

Arief Malinmudo, sutradara film ‘Surau dan Silek’ yang juga asli kelahiran Bukittinggi merasa sangat antusias dengan penayangan karya layar lebar perdananya di kota asalnya. Apalagi film ‘Surau dan Silek’ memang mengangkat budaya dan adat Minang yang sangat kental.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sepanjang tahun lalu, pengunjung Bukittinggi selama Lebaran mencapai 1 juta orang. Tahun ini nobar film bisa menjadi pilihan alternatif tujuan hiburan selain mengunjungi tempat-tempat terkenal di kota tersebut. Film ini diyakini siap membawa Anda berkeliling kota Minang sekaligus menjadi inspirasi positif.

“Dari 1 juta orang tersebut semoga 5% dari pengunjung Bukittinggi tahun ini akan menonton film ‘Surau dan Silek’ di Balai Sidang Bung Hatta,” tutur perwakilan Mahakarya Pictures.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Tak hanya ikut mensukseskan pemutaran film, penonton ‘Surau dan Silek’ nantinya juga ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Sebesar 25% dari tiket tontonan (Rp 50 ribu/tiket) akan menjadi pajak daerah yang akan dialokasikan untuk kemajuan Bukittinggi.

Bagagehlah! Tiket presale pun sudah dapat dibeli. Info lebih lanjut bisa dicek via:

Instagram @suraudansilek

Twitter @suraudansilek

Facebook Surau dan Silek

www.suraudansilek.com

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB