​Surat Terbuka Andre untuk Presiden Jokowi tentang Semen Padang

Penulis -

Jumat, 29 Desember 2017 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Andre Rosiade anak muda Minangkabau menulis surat untuk presiden. Ia minta PT Semen Padang diselamatkan. Perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu, akan dikebiri oleh holdingnya. Perih. Karena itu ia menyurati Kepala Negara.

Inilah surat tersebut:

Assalamualaikum wr wb Bapak Presiden Jokowi yang kami hormati, kami doakan semoga Bapak selalu sehat selalu. Izinkan kami Andre Rosiade mewakili masyarakat Minang yg resah, mengenai rencana Kementrian BUMN dan Direksi Semen Indonesia yang ingin menghilangkan status Semen Padang sebagai Korporasi hanya akan menjadi Unit Produksi semata.

Bapak Presiden Jokowi,saat ini tuntutan spin off PT Semen Padang oleh masyarakat Sumatera Barat yang telah dikabulkan oleh pemerintahan Megawati lalu,  saat ini terancam akan sirna.  Karena PT Semen Indonesia,  yang baru 3 bulan dipimpin oleh Hendi Priyo Santoso telah secara berangsur-angsur menghilangkannya.  

Dalam waktu dekat sebagian kewenangan direksi PT Semen Padang dan juga opco lainnya PT Semen Tonasa dan PT Semen Gresik,  yaitu Direktorat Komersial akan dipangkas dan ditarik oleh PT Semen Indonesia.  Setelah itu menyusul Direktorat Keuangan,  sehingga dalam waktu tidak terlalu lama di PT Semen Padang hanya tersisa Direktorat Produksi,  dengan kewenangan setingkat General Manager.  PT Semen Padang sebagai sebuah korporasi akan tinggal kenangan.  Kedepan tidak akan lebih dari sebuah unit produksi.  Suatu perubahan yang radikal,  membohongi harapan dan kebanggaan rakyat Sumatera Barat.  

Seharusnya, Hendi sebagai orang baru di industri semen,  terutama di PT Semen Indonesia,  seharusnya terlebih dahulu mempelajari sejarah dan memahami perjalanan panjang PT Semen Padang dan bagaimana proses terbentuknya PT Semen Indonesia (dahulunya PT Semen Gresik selaku holding company). Kalau bukan karena tuntutan masyarakat Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan ditahun 2001 kepada pemerintah Megawati untuk membatalkan put option yang dimiliki oleh Pemerintah RI. Jika pemerintah melaksanakan put optionnya kepada Cemex,  maka tidak akan ada lagi Semen Indonesia ini. 

Penarikan direktorat komersial dengan alasan efisiensi untuk dapat bersaing dipasar adalah hal yang dicari-cari. Hendi sebagai CEO dari sebuah perusahaan besar tidak menunjukkan kemampuan manajemennya,  tidak tahu prioritas yang harus dilakukannya.  Kekosongan Komisaris Utama yang telah berlangsung selama 8 bulan dan Direktur Utama PT Semen Padang dan Direktur Komersial PT Semen Tonasa yang telah berlangsung selama 3 bulan lebih seharusnya menjadi prioritas untuk diisi. Masalah pabrik Rembang yang sampai saat ini izin tambangnya masih belum beres sehingga proyek senilai 6 Triliun terancam tidak dapat beroperasi dan mengakibatkan kerugian negara atas investasi yang sia-sia Disamping itu kepercayaan publik selaku investor juga akan jatuh.  Seharusnya Hendi segera menyelesaikan masalah-masalah tersebut .  Bukan membuat kacau dan kecewa masyarakat Minang.  

Rencana yang akan dilakukan Hendi ini telah membuat resah karyawan PT Semen Padang dan Ninik Mamak selaku pemilik tanah ulayat.  Jika Hendi mengabaikan aspirasi spin off dari masyarakat minang bisa-bisa operasi pabrik akan terganggu dan masyarakat kembali turun ke jalan.  

Untuk itu Bapak Presiden Jokowi, kami memohon agar Bapak Presiden segera meminta ibu menteri Rini Sumarno untuk segera mencegah pengebirian PT Semen Padang oleh Dirut PT Semen Indonesia ini.

Besar harapan kami kepada Bapak Presiden, agar Bapak serius menyikapi aspirasi dari kami masyarakat Minang ini.

Atas bantuan dan perhatian Bapak, kami ucapkan banyak terima kasih

Hormat kami. 

Wassalamuaikum wr wb

ANDRE ROSIADE

Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB