​Padang Panjang – Sicincin Padat Dua Arah

Penulis -

Kamis, 29 Juni 2017 - 02:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Jalur Padang Panjang-Sicincin Rabu (28/06/2017) malam, dipadati lalu lalang kendaraan. Kedua arah sama padatnya. Akibatnya kendaraan hanya bisa beringsut, bahkan tak bergerak di beberapa titik.
Titik macet utama adalah di pemandian Mega Mendung dan kawasan air mancur. Didua titik ini macet terjadi karena kendaraan keluar masuk.

Kondisi diperparah dengan hujan lebat yang mengguyur jalur rawan kecelakaan dan longsor ini. Praktis, kendaraan tidak bisa dipacu.

“Saya sudah dua jam di jalan,” Keluh Roni yang hendak pergi ke Padang dari Padang Panjang. Roni menepi di air mancur karena mengaku mengantuk mengemudi mobilnya.

​Padang Panjang – Sicincin Padat Dua Arah
​Padang Panjang – Sicincin Padat Dua Arah

Lain lagi yang dikeluhkan pengemudi dari arah Padang. “Saya sudah dari tadi menahan buang air, di pom bensin antri wc pun panjang,” ungkap fauzi, warga Pekanbaru. Di jalur ini toilet umum agak susah ditemui, kalau tidak di SPBU, atau di Mesjid, atau juga di rumah makan. 
Sejumlah warga mengaku Padang – Bukittinggi dan sebaliknya ditempuh 7 jam jika berangkat siang. Saat malam hujan lebat mobil padat di jalan bisa 10 jam 

Di jalur lain, titik macet di Baso dan Biaro Kabupaten Agam juga dipadati kendaraan, bahkan mobil tidak bergerak selama berjam jam. Akibatnya jalur Payakumbuh Bukitinggi tersendat. 

Sementara itu arah Solok Padang Panjang, diperkirakan kemacetan mencapai 10 Kilometer, mulai dari pinggir Danau Singkarak, hingga lewat Ombilin. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB