​Menteri Perhubungan Akan Evaluasi Operasional Kereta di Sumbar

Penulis -

Kamis, 19 Oktober 2017 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Alex Indra Lukman, anggota Komisi V DPR-RI meminta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, untuk menghentikan sementara operasional kereta api di Sumatera Barat, sampai terpenuhinya standar keselamatan kereta api. Permintaan tersebut disampaikan Alex dalam rapat bersama mitra kerja Komisi V DPR-RI, Kamis pagi (19/10/2017) di Gedung DPR Jakarta.
Hal itu disampaikan Alex, terkait seringnya terjadi kecelakaan yang melibatkan kereta api di Sumatera Barat, sejak beberapa tahun belakangan ini.

“Data yang kami kumpulkan, sejak Januari 2016 sampai sekarang, sudah terjadi 37 kali kecelakaan sehingga dalam satu bulan itu hampir terjadi dua kali kecelakaan, dengan korban jiwa sebanyak 9 orang meninggal ditempat, total seluruh korban jiwa dan luka-luka itu 50 orang, berarti itu kira-kira tiga orang perbulan,” ucap Alex membeberkan data kecelakaan kereta api di Sumbar.
Berdasarkan data tersebut, Alex mempertanyakan tentang standar keselamatan kereta api di Sumatera Barat, berdasarkan UU no 23 th 2017 & Peraturan Menteri Perhubungan no 24 tahun 2015 tentang perkereta apian dan standar keselamatan perkereta apian, terutama tentang perlintasan sebidang. 

“Saya mohon pak, tolong dipersiapkan dulu sesuai standar keselamatan sehingga kereta tersebut layak dioperasikan. Hampir seluruh perlintasan sebidang itu tidak ada pintu perlintasannya,” tambah bendahara Fraksi PDI Perjuangan ini.

Disampaikan Alex, bahwa negara wajib melindungi segenap rakyat Indonesia yang termaktub dalam Pembukaan  Undang-Undang Dasar Negara 1945 dan memberikan rasa aman pada rakyat sesuai Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo.

“Kalau kereta ini menjadi kereta maut, saya mohon diberhentikan dulu operasionalnya, sampai standar keselamatannya dipenuhi, saya rasa kita bertanggung jawab semuanya untuk itu,” ungkapnya.

Alex menegaskan akan menempuh jalur lain untuk memperjuangkan masalah ini, jika Kementerian Perhubungan yang paling bertanggung jawab tidak mengindahkan.

“Saya tegaskan dan mohon untuk diperhatikan, ini untuk kedua kalinya saya sampaikan dalam rapat ini, kalau tidak diindahkan, mohon izin saya akan melakukan upaya konstitusional lainnya karena ini menyangkut nyawa manusia,” tegas Alex. 

Menjawab pernyataan anggota DPR-RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat itu, Menteri Perhubungan berjanji akan mempelajari dan mengevaluasi persoalan tersebut.

“Saya tidak merekam secara pasti, tapi saya pikir bahwa kecelakaan yang begitu banyak menjadi satu tugas bagi kami untuk menyelesaikannya,” kata Budi Karya Sumadi, menteri perhubungan RI.

Selain dihadiri Menteri Perhubungan dan jajarannya, rapat komisi V tersebut juga dihadiri oleh pimpinan Basarnas beserta jajarannya.(rls)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB