PADANG, PROKABAR — Medsos sehari tadi, Selasa (12/12) agak sepi, kehabisan peluru yang mau ditembakkan. Pejabat yang dihampai juga tak ada yang menonjol. Alhasil, bak sehabis hujan, teduh-teduh saja.
Meski begitu, di beberapa grup WA di Padang, soal pilkada masih ramai dibahas dan Pujasera tepi laut. Pada isu pertama Mahyeldi marasai, isu kedua, dia juga yang kena tembak.
Sedang di grup-grup lain, ada disinggung-singgung soal wisata dan suntiang anak daro yang dinilai salah kostum. Soal adat, riang hati sejumlah warganet membahasnya, apalagi soal jilbab.
Ada banjir di Jakarta akibat hujan sporadis, itu terjadi Senin. Dibahas juga, tapi yang salah Ahok, bukan Anies. Itu di grup yang “cinta” Anies. Di grup sebaliknya, Anies yang marasai. Sejauh itu, kedua kubu tak memberi solusi.
Medsos di Sumbar, memang cenderung jadi alat gunjing dan jadi meja hakim. Menariknya, pesertanya orang-orang berpendidikan. Sehabis mengupas tuntas satu masalah mereka kelelahan dan tidur.
“Itu saja kerja mereka, saya heran, sungguh tak produktif,” kata Durel, seorang warganet yang mengaku sudah malas menyimak.
Seorang dosen mengaku sudah lebih setahun berhenti aktif di WA. “Di luar negeri sudah tak seperti itu, orang sibuk mengurus pekerjaannya,” kata dia.
Nah, mungkin besok medsos akan ramai lagi. (eda)
















