​Ilegal Fishing Porak Porandakan Laut Sumbar

Penulis -

Senin, 14 Agustus 2017 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Ancaman ilegal fishing masih ada didepan mata nelayan. Kerusakan bawah laut termasuk karang sebagai tempat tinggal merata terjadi di perairan luar Sumbar.
Seperti yang terjadi di Tiku, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, yang memang hobi memancing ini, melihat langsung kondisi perairan. Wagub menggunakan kapal pengawas Tenggiri milik pemprov, memancing ikan di spot yang dulhnya banyak ikan. Namun, tak seberapa ikan yang berhasil ditarik ke kapal.

“Terlepas dari cuaca yang tidak bersahabat, kondisi bawah laut tiku sudah hancur, karena bom ikan, putas ataupun pukat harimau,” ungkap Arman, nelatan lokal yang mendampingi Nasrul Abit.

Arman bertutur kepada mantan Bupati Pessel ini, dulunya ikan disini sangat banyak. Namun setelah pelaku ilegal fishing datang, nelayan mulai melarat. Hasil tangkapan pun jauh menurun.

“Pelaku ilegal Fishing ini datang entah dari mana, tapi yang jelas bukan nelayan lokal,” lanjut Arman.

“Ini tanggung jawab kita bersama, pemerintah daerah, TNI dan Polri harus bergerak menyelamatkan potensi laut Sumbar,” sebut Nasrul Abit.

Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumbar

Persoalan ilegal fishing ini sudah menjadi persoalan nasional. Bahkan Mentri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, sudah berkali kali menenggelamkan kapal yang tidak mematuhi aturan Indonesia. Termasuk kapal yang melakukan ilegal fishing.
“Kita akan segera bahas ini, dan disini nelayan segera membangun rumpon, agar ikan kembali berkumpul,” harap NA.

Wagub Nasrul Abit sengaja menjelajahi laut Tiku, untuk melihat dari dekat tentang potensi ikan dan kesejahteraan nelayan. Wagub beserta rombongan juga memancing ikan. Tapi cuaca tidak bersahabat. Tidak lepas hobi memancing ketua Partai Gerindra Sumbar ini. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB