Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Artikel

​Penjaja Baju Lebaran Mulai Menjamur


Padang, Prokabar. Baru seminggu puasa, rasanya lebaran akan dekat. Buktinya pedagang baju dan celana menjamur dimana mana. 
Di Padang, sangat mudah menemukan penjual baju lebaran. Di depan SD 01 Alai, sudah seperti toko saja. Baju dan celana berjejer panjang. Padahal hanya dijual di kaki lima. Walaupun belum ramai pembeli, tapi satu dua pengunjung sudah menawar harga. “Beli sekarang, sebelum lebaran ramai sangat,” kata Lilis saat ditemui wartawan Prokabar ketika memilih baju.

Di Lolong juga seperti itu baju, celana, sendal dan sepatu berbagai ukuran dipajang. Harga, masih murah dan bisa pula ditawar.

Di Payakumbuh lebih meriah lagi. Tidak susah mencari penjual baju. Hampir disetiap jengkal jantung kota batiah ini, ada yang menjual baju. Belum lagi toko toko yang buka hingga larut malam.

Hal yang sama juga terlihat di Bukitinggi dan Padang Panjang. Di pusat tekstil Sumbar ini, harga relatif murah. Siapa yang tidak tergiur melihat lihat baju baru.

Lebaran dan baju baru sudah identik. Bagi sebagian masyarakat, tidak lengkap rasanya kalau belum punya baju baru. Tapi inti lebaran bukan hanya soal baju baru saja. Kemenangan hakiki diraih jika ibadah Ramadhan lengkap. Anda sudah punya baju baru? (eda)

Berani Komen Itu Baik

To Top