Peristiwa

​Nah, 54 Ribu Pelanggan PLN Komplain


Jakarta, Prokabar. Sebanyak 54 ribu komplain pelanggan masuk ke PLN. Mereka pemakai listrik 900 VA dan protes kemahalan bayar listrik bulanan.
“Apa kek cabut subsidi, yang jelas kami bayar mahal,sudah gak sanggup,” kata Prapti pelanggan di Pejaten, Jakarta.

Pada Senin (12/6/2017) Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, sebanyak 18,1 juta pelanggan dicabut subsidinya, 54 ribu di antaranya protes.

Baca Juga :  Gudang Cangkang Sawit Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Pemerintah melalui Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sedang mencocokan dan mendeteksi by name by adress apakah mereka memang masih layak menerima subsidi atau tidak.

Saat ini, sesuai data PLN, ada 4,1 juta pelanggan listrik rumah tangga 900 VA tidak mampu dan 27 juta pelanggan listrik rumah tangga 450 VA yang menikmati subsidi. Yang kena subsidi mereka hanya bayar Rp 605 per kilo Watt hour (kWh) untuk golongan 900 VA dan Rp 415 per kWh untuk golongan 450 VA.

Baca Juga :  Dicari, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat

Sementara itu, Istana juga angkat bicara. Kepala Staf Kepresidenan, teten Masduki menyebut, sama-sekali tidak ada kenaikan TDL.

“Tidak ada,” katanya Senin (12/6/2017)

Yang ada kata dia, kategori 450 VA, justru mendapat tambahan subsidi.

Baca Juga :  Jembatan Kampung Belimbing Tak Kunjung Selesai

Apapun rakyat merasakan, pengeluaran mereka bertambah, tak listrik, tak harga-harga, semua naik. Sebentar lagi mau lebaran pula. Anak sekolah atau kuliah. Pajak banyak pula.

“Hebatlah pemerintah, yang diperas rakyat melulu,” sebut seorang tukang ojek di Mampang Prapatan, jakarta. Nah. (nrs)

Berani Komen Itu Baik

To Top