Trending | News | Daerah | Covid-19

Artikel

​MENGENANG Gempa 30S Itu Kawan…

Dibaca : 891

Padang, Prokabar – Kala senja hampir sempurna di Padang pada 30 September 2019, bumi berguncang hebat. Ini gempa 7.6 SR. Tercatat 1.117 orang tewas dan beberapa desa di Sumbar tertimbun.
Peristiwa itu terjadi pada pukul 17:16:10 WIB. Guncangannya membuat orang yang tak pernah azan kini azan. Yang tak pernah menangis malah menangis. Yang malas lari, malah lintang pukang.

Menjelang magrib jantung kota sepi. Dalam galau luar biasa orang berlarian ke arah By Pass Padang. Anak sekolah kuyu dan tangisnya tak bisa dihentikan. Sementara itu,  hujan kian deras turun, tapi tak bisa menghapus jejak kesedihan.

Tsunami Aceh 5 tahun sebelummya terbayang-bayang.

Inilah kepanikan paling hebat di zaman kontemporer yang pernah dirasakan warga Padang. 

Hal serupa terjadi di Maninjau sebab dinding bukit tegak lurus di sana jatuh tanpa henti-hentinya. Di Padang Pariaman jangan disebut, satu desa tenggelam dalam tanah. Tak ada tangis sebab mereka tak sempat menangis.

Gempa itu membuat relawan  dan wartawan mancanegara datang ke Sumbar. Sementara warga korban gempa tidur di tenda.

Evakuasi korban tertimbun bangunan dilakukan berhari-hari, warga desa tertimbun tanah, tak bisa dievakuasi dan dijadikan kuburan massal.

Menurut data  gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Padang.

Gempa menyebabkan kerusakan parah di beberapa wilayah di Sumatera Barat seperti Kabupaten Padang Pariaman,  Padang, Pesisir Selatan,  Pariaman, Kota Bukittinggi,  Padangpanjang dan Agam. Kemudian Kota Solok dan Pasaman Barat. 

Menurut data Satkorlak PB,  1.117 orang tewas akibat gempa ini yang tersebar di 3 kota & 4 kabupaten di Sumatera Barat, korban luka berat mencapai 1.214 orang, luka ringan 1.688 orang, korban hilang 1 orang. Sedangkan 135.448 rumah rusak berat, 65.380 rumah rusak sedang, & 78.604 rumah rusak ringan. (laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top